Sauted Broccoli Cauli Flower and Baby Corn

A beautiful lazy weekend at home, it’s a perfect time to cook something really easy. Something like… piece of cake!
Happy weekend cooking time~

Ingredients:

  1. Broccoli 250 gr
  2. Cauli Flower 250 gr
  3. Baby Corn 250 gr
  4. Garlic 9 cloves
  5. Salt
  6. Pepper
  7. Sugar
  8. Corriander powder
  9. Oil for suteing

    How to cook:

    1. Seperate the branch and the flower of broccoli and cauli flower
    2. Slice the baby corn diagonally
    3. Steam the broccoli, cauli flower and the baby corn for 10 minutes
    4. While waiting for the steamed vegetables, you can chop the garlic until it becomes minced
    5. Take the steamed vegetables if it is done
    6. Heaten about 2 tablespoon of oil
    7. Saute the garlic until you can smell the aroma
    8. Add the steamed vegetables, stir it
    9. Add a few salt, pepper, corriander powder and sugar, stir
    10. Saute for about 5 minutes
    11. Taste it, if it is already tasty enough you can serve it

    It’s simple isn’t? The duration of cooking it is also quick. I have just cooked this menu for my breakfast and my husband liked it so much.

    You can add shrimp if you like it. This morning I ate it with omellete because broccoli is best eaten with egg and milk 😉

    Have a try this simple recipe!

    ♡ Intan Rastini

    Tumis Sayur Warna-Warni

    Saat bosan makan sayur berkuah, masak tumis sayuran saja. Apalagi biasanya kalau lagi ngasi makan anak-anak suka kelamaan. Nah, kalo sudah kuah sup nyampur dengan nasi, nasi jadi ngembang kan? Biasanya saya akali dengan buat tumis sayuran sebagai ganti sup sayuran.

    Bahan:

    1. 250 gr udang kupas cuci bersih
    2. 1 ikat sawi hijau cuci bersih
    3. 2 buah jagung manis dipipil
    4. 2 buah wortel cuci bersih
    5. 1 batang seledri
    6. 1 lombok merah
    7. 9 siung bawang merah
    8. 7 siung bawang putih
    9. Merica secukupnya
    10. Ketumbar secukupnya
    11. Garam secukupnya
    12. Minyak goreng untuk menumis


    Cara Memasak:


    1. Potong-potong sawi hijau, potong wortel berbentuk korek api
    2. Iris-iris lombok merah dan seledri
    3. Kupas bawang merah dan putih lalu iris tipis
    4. Panaskan minyak untuk menumis
    5. Masukan bawang putih, bawang merah dan irisan lombok, aduk-aduk hinga harum (di foto saya tidak pakai lombok saat ditumis karena anak-anak saya tidak suka)
    6. Masukkan jagung pipil dan wortel, aduk rata hingga wortel lunak
    7. Masukkan udang, aduk hingga udang berubah warna
    8. Masukkan sawi hijau dan seledri
    9. Tambahkan bumbu merica, ketumbar dan garam, aduk rata hingga sawi layu
    10. Cicipi masakkan, jika rasa sudah pas, masakkan bisa disajikan

    Kenapa udang dimasukkan setelah jagung dan wortel matang?  Supaya nggak overcooked. Tau sendiri kan kalau sea food paling cepat matang, tapi kalau sudah terlalu matang rasanya bakal luget atau kenyal dan sedikit alot, jadi nggak empuk lagi. Kalau kata Kang Peppy sih, “dagingnya pas digigit ada perlawanan”.

    Cap Cay Ayam a la Mama Kalvin

    Masakan ini termasuk banyak bumbunya. Kalo ngikutin resep asli Chinese food ini bakalan pakai ciu, sejenis bumbu fermentasi berbentuk cair. Jaman saya dulu kuliah sempat praktek bikin Cap Cay, katanya dosen saya aslinya Cap Jay namanya. Artinya lupa, hehehe..

    Cap Cay sendiri ada dua macam. Dan ini saya baru tau dari suami saya. Cap Cay kuah putih dan kuah merah. Kuah putih berarti tidak pakai tomat. Kalau merah karena pakai tomat atau saus tomat. Kebetulan kali ini saya pakai saus tomat tapi tidak terlalu banyak jadi kuahnya masih kelihatan putih.

    Bahan:

    1. 1 potong dada ayam diblansir
    2. 2 buah ati ayam
    3. 750 ml kaldu ayam
    4. 1 butir telur kocok lepas dan beri sedikt garam
    5. 8 helai sawi hijau
    6. 4 helai sawi putih
    7. 6 lembar kubis
    8. 1 buah wortel kupas kulitnya
    9. 1 batang seledri
    10. 1/4 bagian lobak kupas kulitnya
    11. 2 batang buncis siangi serat kasarnya
    12. 9 siung bawang merah
    13. 7 siung bawang putih
    14. 3 sdm saus tomat/ 1 buah tomat
    15. Merica secukupnya
    16. Ketumbar secukupnya
    17. Garam secukupnya
    18. 1 sdm minyak wijen
    19. minyak goreng untuk menumis
    20. 1 sdm tepung maizena larutkan dengan air secukupnya


    Cara Memasak:

    1. Potong-potong sawi hijau, sawi putih, kubis, wortel, lobak, buncis (potog serong) dan seledri
    2. Kupas bawang merah dan bawang putih lalu iris tipis
    3. Potong-potog daging ayam dan ati ayam
    4. Panaskan minyak goreng untuk menumis bawang dan tomat (jika memakai tomat)
    5. Masukkan bawang merah, bawang putih dan tomat (jika pakai), tumis hingga harum dan tomat layu
    6. Masukkan telur ayam, aduk secara acak
    7. Masukkan daging ayam dan ati ayam, aduk
    8. Masukkan wortel, buncis dan lobak, aduk rata
    9. Masukkan seledri, sawi hijau, sawi putih dan kubis, aduk
    10. Jika sayuran sudah layu, tambahkan kaldu ayam
    11. Beri bumbu merica, ketumbar, garam, saus tomat dan mimyak wijen
    12. Untuk kuah yang sedikit kental, tambahkan larutan tepung maizena
    13. Didihkan kurang lebih 5 menit atau hingga sayuran matang tapi tidak sampai berubah warna menjadi lebih gelap
    14. Cicipi apakah rasanya sudah pas
    15. Cap Cay Ayam siap dihidangkan

    Jika ingin Cap Cay seafood, daging ayam dan ati ayam bisa diganti dengan udang, cumi-cumi dan daging kepiting. Kaldunya pun bisa pakai kaldu udang.

    Sebenarnya Cap Cay nggak pakai seledri, buncis dan lobak, karena bahan-bahan ini lebih cocok untuk sup ayam, ya? Tapi kalau saya pakai karena rasanya tetap enak kok, malah sekali makan dapat bermacam-macam sayur. 🙂

    Silakan dicoba veggie lovers…

    ♡ Intan Rastini

    My New Dutch Deep Fry Pan

    Kalau biasanya saya menggoreng atau menumis menggunakan wajan besi biasa, nah kali ini saya sudah bisa merasakan enaknya memasak dengan wajan teflon. Oh ya, ini bukan posting sponsor atau dibayar ya… Murni adalah sedikit ulasan dari pengalaman pribadi.

    April lalu saya belanja di Alfamart dan mendapatkan tawaran dari mbak kasir, “mau sticker atau tidak?”

    Dari situ saya jadi tau bahwa minimarket tersebut sedang mengadakan program pengumpulan sticker untuk bisa ditukar dengan diskon 85% produk teflon merk Royal VKB.

    Pas saya menukarkan sticker, saat itu bulan Mei (masa-masa akhir pengumpulan dan penukaran) dan udah sempat kehabisan semua produk Royal VKB mulai dari fry pan 20 cm, fry pan 24 cm, deep fry pan 24 cm dan casserol pan. Tapi akhirnya disarankan cek Alfamart terdekat lainnya dan ternyata disana masih ada stok! Tinggal dua buah deep fry pan 24 cm. Ya udah langsung redeem aja dengan harga setelah diskon Rp 129.900 tukar dengan 15 sticker.

    Senangnya minta ampun saat akhirnya saya bisa memiliki wajan teflon dengan merk asal Belanda sono. Mendapatkan wajan ini juga dibantu oleh mama saya, karena setiap mama belanja di Alfamart, saya berpesan, “minta stickernya, ma. Simpan, nanti kasi ke aku, ya!” Hihihi…

    Kok, kebetulan ya, abis bertemu dengan orang-orang Belanda, saya akhirnya pakai produknya orang Belanda punya. Cihuy, keren deh wajan teflon abu-abu ini!

    Wajan teflon ini serbaguna bisa untuk masak hampir apa aja. Cuma saran saya jangan dibuat masak yang bercangkang seperti kepiting atau kerang. Sayang lapisan teflonnya atuh, mak!

    Mie goreng (fried noodle)

    Omelet telur

    Yang paling ciamik kalau masak nasi goreng, mie atau bihun goreng dan omelet telur, bahan makanannya tidak nempel di permukaan wajan. Kalis! Ya iyalah, kan ada lapisan teflon anti lengketnya!

    Nasi goreng (fried rice)

    Mari kita lihat resep-resep sederhana yang telah saya masak dengan wajan teflon Royal VKB ini:

    1. Tumis sayuran
    2. Sayur berkuah
    3. Gorengan

    ♡ Intan Rastini

    Tumis Buncis Udang

    Di rumah selaluuu ada aja buncis di kulkas karena itu merupakan sayur yang aman dikonsumsi oleh bapak dan ibu mertua. Jadi saya juga bisa akali dengan memasak stok buncis yang selalu bertambah dengan ditumis.


    Bahan:

    1. Udang kupas, cuci bersih 250 gr
    2. Buncis 250 gr cuci bersih
    3. Lombok merah 1 buah
    4. Bawang merah 5 siung
    5. Bawang putih 3 siung
    6. Ketumbar secukupnya
    7. Merica secukupnya
    8. Garam
    9. Minyak goreng untuk menumis

    Cara Memasak:

    1. Siangi buncis dari serat kasarnya lalu potong-potong miring seperti bambu runcing
    2. Kukus buncis selama 15 menit, angkat lalu tiriskan
    3. Kupas bawang merah dan putih lalu iris-iris tipis
    4. Belah lombok dan buang tengahnya (saya juga tidak mengikutkan bijinya supaya kalau tegigit anak saya, mereka tidak kepedasan)
    5. Tuang sedikit minyak ke wajan teflon lalu tumis bawang merah, bawang putih dan lombok
    6. Jika sudah harum, masukkan udang kupas lalu masukkan buncis
    7. Beri ketumbar dan merica sesuai selera
    8. Tambahkan garam secukupnya, aduk rata
    9. Jika buncis sudah mulai kering kecokelatan, matikan api kompor, silakan dicicipi apa udah pas rasanya
    10. Tumis buncis udang siap disajikan


    Mudah dan nikmat~
    Kavin paling suka buncis. Buncis rebus dan kukus yang plain nggak pakai bumbu sering digadoin 😀 dasar bocah buncis!

    Silakan dicoba…

    ♡ Intan Rastini

    Bening Daun Katuk

    Cocok banget ini buat ibu-ibu yang baru bersalin arau ibu yang masih menyusui sebagai ASI booster. Buat menu sekeluarga juga cocok. Suami saya aja suka 😉

    Bahan:

    1. Udang kupas, cuci bersih 250 gr
    2. Daun katuk cuci bersih, tiriskan 
    3. Jagung manis 2 buah, dipipil atu diserut bulirnya
    4. Bawang merah 7 siung
    5. Bawang putih 5 siung
    6. Ketumbar secukupnya
    7. Merica secukupnya
    8. Garam
    9. Minyak goreng untuk menumis
    10. Air 750ml-1l

    Cara Memasak:

    1. Kupas bawang merah dan putih lalu iris-iris tipis
    2. Tuangkan 2 sdm minyak goreng ke wajan teflon lalu tumis bawang merah dan bawang putih
    3. Jika sudah harum, masukkan udang kupas lalu masukkan jagung pipil, aduk-aduk
    4. Saat jagung mulai matang, masukkan daun katuk
    5. Beri ketumbar dan merica sesuai selera dan garam secukupnya, aduk rata
    6. Saat daun katuk sudah mulai layu, tuangkan air, didihkan hingga 10 menit
    7. Silakan dicicipi apa udah pas rasanya, jika belum pas bisa ditambahkan bumbunya
    8. Jika sudah pas rasanya, sayur bening daun katuk siap disajikan

    Sarapan saya dengan sate nyuh (sate kelapa) khas Bali dan sup bening daun katuk. Maaf sate nyuhnya nggak termasuk dalam resep hehe.

    Selamat mencoba~
    ♡ Intan Rastini

    Jamur Crispy

    Snack ini favorit saya banget! Anak-anak pun suka. Kalau bagi suami sih, dimakan jadi lauk dengan nasi… Orang Bali bilang “anggon darang nasi



    Bahan:

    1. Jamur tiram, cuci bersih dan tiriskan
    2. Tepung terigu
    3. Tepung beras
    4. Garam
    5. Merica
    6. Ketumbar
    7. Minyak untuk menggoreng

    Cara Memasak:

    1. Sobek-sobek lembaran jamur tiram sesuai arah seratnya menjadi helaian panjang-panjang
    2. Campurkan tepung dengan perbandingan tepung terigu:tepung beras 1:2
    3. Beri campuran tepung dengan garam, merica dan sedikit ketumbar, aduk rata
    4. Bubuhi jamur tiram dengan campuran tepung tadi, aduk-aduk hingga semua permukaan jamur terlumuri oleh tepung
    5. Panaskan minyak goreng di atas wajan teflon
    6. Masukkan satu per satu jamur bertepung ke dalam minyak panas dengan api sedang
    7. Jika sudah mulai kecokelatan jangan lupa untuk membalik jamur goreng
    8. Saat sudah matang merata, angkat dan tiriskan
    9. Jamur crispy siap diasajikan selagi hangat dengan saus tomat

    Jamur tiram setelah dibubuhi tepung

    deep fryed

    Wait until they become “golden brown”

    Ready to serve with tomato sauce

    Nyammm… kriuk kriuk!
    Happy cooking~

    ♡ Intan Rastini