Pertama Kali Kenal Utama Spice, Brand Skincare Natural dan Ramah Lingkungan dari Bali

Pertama kali saya tau tentang produk Utama Spice itu dari web Sociolla, pernah lihat gitu di etalase Sociolla ada produk namanya Utama Spice. Awalnya saya nggak seberapa tertarik karena produknya cuma beberapa aja yang ada di web Sociolla. Setelah itu tahun 2018 di Yayasan saya pernah pergi hiking ke air terjun berdua bersama Albane, seorang volunteer mengajar dari Prancis. Saat sampai di puncak air terjun, kami duduk-duduk di atas batu dan Albane mengeluarkan sunblock dan menawarkannya ke saya juga. Selanjutnya ia juga mengeluarkan semprotan nyamuk. Semprotan nyamuk apa yang ia pakai, yaitu Begone Bug dari Utama Spice.

Saat itu saya coba pakai, nggak ingat baunya seperti apa tapi belakangan jadi cinta banget sama baunya Begone Bug. Dan saya takjub gitu sama pilihan Albane. Dia pilih Utama Spice yang merupakan natural product dari Bali. Maka saya tanya ke dia dimana dia mendapatkan ini. Albane jawab dia beli di toko di Ubud.

OK baiklah, di Ubud, jauh banget kan dari tempat tinggal saya kalau mau main ke tokonya Utama Spice. Belakangan, pas akhir 2018 hingga awal tahun 2019 saya mendapat volunteer dari Belanda yaitu Isabelle. Isabelle mengajak saya ke toko kerajinan perak di Ubud, Gianyar. Nah, setelah selesai berbelanja di toko kerajinan perak tersebut, saya bilang ke Isabelle, “mau nggak mampir ke Monkey Forest, Ubud? Saya mau lihat sebuah toko di sana.” Dia mengiyakan, oke deh kami berdua cusssss ke sana.

Sesampainya di Monkey Forest, kami sempat nggak ketemu dengan Toko Utama Spice sehingga harus berhenti tanya orang dan putar balik. Padahal kami juga dipandu oleh Google Map tapi toko tersebut terlewat juga. Di Monkey Forest, banyak sekali terdapat monyet berkeliaran di trotoar dan di atap-atap pertokoan. Setelah ketemu toko Utama Spice, saya dan Isabelle lihat-lihat di dalamnya ada produk apa aja. Menariknya di sana ada etalase DIY Your Own Skincare, lho! Dimana pelanggan bisa meramu dan meracik sendiri skincare yang dia inginkan dengan bahan-bahan yang disediakan oleh Utama Spice. Saya pun baca-baca sedikit buku mengenai macam-macam essential oils.

Isabelle teman volunteer dari Belanda

Saya sempat ditanyain oleh Isabelle, “enakan aroma yang mana?” Kayaknya waktu itu dia lagi bingung pilih body lotion, antara Lavender dan satu lagi apa gitu. Sedangkan Saya sendiri udah ngincer mau beli body scrub dari garam, saat itu saya bingun juga antara milih Bamboo Charcoal atau Ocean Breeze. Kemasan Salt Body Scrub Utama Spice ini unik, deh, karena dikemas pakai gelas kaca berkuping dan tutupnya aluminium. Akhirnya saya menjatuhkan pilihan kepada Bamboo Charcoal Salt Scrub. Dan itulah produk Utama Spice pertama yang saya beli. Saat itu pula kunjungan pertama saya ke toko Utama Spice. Selanjutnya hingga kini, saya belum pernah lagi, sih ke toko Utama Spice. Hanya ke toko onlinenya, saja. Hihihi..

Lagi sibuk mencium aroma produk

Akhirnya dari kunjungan pertama ke toko Utama Spice tersebut saya membeli Bamboo Charcoal Salt Scrub sedangkan Isabelle membeli Virgin Coconut Oil dan Lavender Body Lotion kalau tidak salah ingat. Saat itu saya punya kartu BPR Lestari dari komunitas lari RIOT sehingga saya bisa dapat potongan harga 20%. Harga scrub yang harusnya Rp 88.000 pun saya beli dengan potongan menjadi Rp 70.400. Lumayan banget kan. Isabelle pun juga dapat potongan karena belanjaan dia dijadikan satu dengan belanjaan saya, hehehe…

Invoice belanjaan saya dan Isabelle

Meski belum pernah lagi mengunjungi toko offline Utama Spice sejak Januari tahun 2019 lalu, bagaimana pun juga, saya berencana ke toko Utama Spice kembali untuk mengembalikan kemasan produk mereka dan mendapatkan potongan 10% saat berbelanja produk mereka lagi. Juga… saya mau beli produk mereka di refill station yang ada. Mereka punya sistem pengisian ulang produk dan kalau sudah punya wadahnya, ya tinggal bawa saja kemasan produk yang saya punya. Contohnya, saya punya botol Begone Bug 100 ml dan Begone Bug 35ml maka saat isi produk ini habis, saya akan beli kembali dengan membawa botol kosong ke refill station Utama Spice untuk beli isi Begone Bugnya saja. Selain itu, untuk kemasan besar-besar saya punya kemasan Lavender Liquid Soap 1 L dan botol Antiseptic Soap 230 ml tapi isinya belum habis.

DIY buat sendiri produk perawatan kulitmu

Saya senang sekali dengan konsep yang ditawarkan oleh Utama Spice sebagai produk perawatan kulit yang berbahan alami dan mereka juga memikirkan solusi ramah lingkungan atas kemasan produk mereka. Pertama, bahan-bahan mereka sumbernya dari alam dan itu ramah di kulit. Kedua, mereka menawarkan “DIY your own skincare” sehingga pelanggan bisa meracik sendiri produk perawatan kulit sesuai kebutuhan kulit mereka yang berbeda dan spesifik.

Kembalikan kemasan kosong produk Utama Spice ke toko untuk mendapat diskon 10% dan kemasan plastik tersebut akan didaur ulang hidupnya

Ketiga, mereka menerima pengembalian kemasan produk mereka untuk ditukar dengan diskon repurchase produk. Keempat mereka menyediakan pengisian ulang produk dengan kemasan pelanggan sendiri yang sudah ada. Keren banget, dan itu membuat saya semakin cinta dengan Utama Spice. Saya pun nggak pernah nyesel pernah kenal Utama Spice, malah nyesel karena kenalnya baru setelah tahun 2018. #LoveUtamaSpice

Produk-produk Utama Spice yang telah saya coba

Sampai jumpa selanjutnya di review produk Utama Spice yang sudah saya pakai, ya! Mungkin kamu ada permintaan mau direview produk Utama Spice yang mana duluan?

♡ Intan Rastini

Bali Dreams Shampoo Bar Review

Setelah menulis tentang shampoo batangan atau shampoo bar Blue Ocean dari Segara Naturals di posting blog sebelumnya, yaitu produk ramah lingkungan berbahan alami pertama yang saya coba, kali ini saya akan menuliskan ulasan shampoo bar kedua buatan Bali Dreams. Shampoo bar ini saya beli di Love Anchor market di Canggu dengan harga Rp 50.000, netto 80 gram dengan wadah tin container bentuk kotak model tempat pensil tapi seukuran shampoo bar. Shampoo bar ini juga dijual refill bar-nya saja, dengan harga yang sama Rp 50.000 tapi ukuran lebih besar, yaitu berat 100 gr.

Bahan yang terkandung dalam shampoo ini adalah:
coconut oil, hibiscus extract, mentha piperita oil, mentha piperita extract, elaeis guinesis oil, cocos nucifera oil, aqua, sodium hydroxide. Yang berarti coconut oil dan cocos nucifera oil itu sama-sama minyak kelapa. Hibiscus extract itu ekstrak kembang sepatu, mentha piperita oil adalah minyak peppermint, dan mentha piperita extract adalah ekstraknya. Lalu elaeis guinesis oil adalah palm oil yang berarti minyak sawit, aqua adalah air dan sodium hydroxide adalah soda api.

Bahan-bahannya tidak banyak dan sederhana, namun mengandung minyak kelapa sawit. Di kemasannya tertulis 100% vegan, handmade & natural. Saat membuka kemasan aluminium saya bisa mencium aroma shampoo yang segar dari peppermint. Warna batang shampoonya putih dengan bercak-bercak samar berwarna kuning. Saya suka banget aromanya yang enak dan menyegarkan ini.

Saat dicoba keramas, pas keadaan basah, shampoonya memberikan busa yang cukup, terasa lembut namun agak keset. Karena agak keset jadi yang rontok pas lagi shampoo-an lumayan, tuh. Yang menyenangkan adalah aroma dan efek sejuk dan dingin di kulit kepala karena peppermint oil dan ekstrak peppermint. Karena agak keset, saya siasatin sebelum keramas pakai virgin coconut oil dulu sambil dipijit-pijit bentar jadi pas keramas rambut udah licin dan lemes karena VCO.

Setelah keramas rambut jadi bersih, enteng dan ngembang. Terbantu juga dengan VCO sebagai conditioner sebelum keramas. Tapi ketahanan kulit kepala bersih itu nggak lama, di kulit kepala saya 2 hari setelah keramas udah terasa gatal-gatal. Selain itu ketombe juga nggak makin berkurang. Hiks…. Sedihnya. Oh ya, shampoo ini bertahan selama sekitar 2 bulan untuk dipakai saya sendiri dengan kondisi rambut panjang sebahu. Dan semakin kecil shampoo ini nggak akan retak atau patah, tapi semakin menciut aja.

Saya sempat jalan-jalan dengan teman relawan mengajar dari Amerika Serikat, dan saat kami mengunjungi Love Anchor Canggu weekend market, kami berhenti di stand Bali Dreams. Saya bilang ke Laura bahwa saya pakai menstrual cup seperti ini (saya tunjuk menstrual cup Bali Dreams) dan juga shampoo bar ini (saya tunjuk shampoo bar Bali Dreams). Eh, Laura tertarik dengan shampoo bar tersebut dan beli lah dia. Saya perlu tanya lagi, nih ke dia, udah dipakai belum shampoo barnya. Cocok atau enggak.

Kalau saya, sih, kurang puas dengan performa shampoonya. Lebih cocok pakai shampoo Blue Ocean dari Segara Naturals. Jadi saya cuma beli shampoo bar dari Bali Dreams satu kali aja pas 17 Agustus tahun 2019 lalu. Setelah itu saya juga coba Sunshine 2-in-1 Shampoo and Conditioner Bar dari Segara Naturals kemasan travel pack yang kecil banget dan pakai itu juga kurang cocok. Mungkin karakteristik rambut saya yang cenderung oily lebih cocok pakai Blue Ocean dari Segara Naturals.

Shampoo bar Bali Dreams ini bisa didapatkan secara online di Tokopedia, Instagram @balidreams4 atau ke weekend market di Love Anchor Canggu dan Tamora Gallery, atau secara bulanan setiap Sabtu di Old Man’s Market, Canggu dan setiap Minggu di Sunday Market Sanur.

Kalau kamu udah pernah coba shampoo batangan untuk mengurangi timbulan sampah plastik? Mari berbagi pengalaman, yuk!

❤️

 Intan Rastini.

Blue Ocean Segara Naturals Shampoo Bar Review

IMG_20190311_071237.jpg

I started to use the shampoo bar on Saturday, 9 February 2019 for the first time. And then I did shampooing for the second time on Wednesday, 13 February 2019. The clean hair lasted for 4 days. In fact on Sunday the 10th, I did exercise, running around the volley field which made my hair sweaty! Mostly I have activities that induce sweat a lot and my hair state is quite oily.

Blue Ocean Shampoo Bar is suitable for normal to oily hair. The weight of the bar is 50 gr. It contains: fatty acids, sulfoethyl esters, sodium salts, <10% anionic surfactants, <5% amphoteric surfactants, cetyl alcohol, raw kukui nut oil, glyceryl caprylate/carprate, hydrolised baobab NPNF protein (organic certified), panthenol [vit B5], aloe vera powder concentrate, phenoxyethanol, lavender essential oil, sweet orange essential oil, geranium essential oil. It claims as synthetic and palm oil free.

I like this shampoo’s scent. Actually, at first, I felt so so with the scent but eventually, I like it. Even when I go to the bathroom, I sniff my shampoo bar. This shampoo bar can last for 1 month to 1 month and a half for me. I wash my hair once every 2-3 days. And my habit is to put shampoo on my hair two times every time I wash my hair. My hair length is about below my shoulder at that time when I regularly use the Blue Ocean shampoo bar.

I have dandruff on my hair, after using three bars of Blue Ocean, I still have dandruff but not that much. This shampoo has soft foam while I use for shampooing. When my hair is wet and foaming from this shampoo, I feel my hair gentle thus there is not much hair falls during massaging my hair. I can see at the water outlet in the bathroom that my hair fall is decreasing. Yes, overall my hair loss is diminished.

After shampooing I feel my hair clean, soft, light, volumized and easy to be managed. I am satisfied with this all-natural shampoo bar. However, the scent from the essential oil blend won’t last that long. After washing my hair I won’t have very fragranced hair. I can have this shampoo for traveling, but I need to make sure it’s not too wet when I will keep it back to the tin. So, I tap the shampoo to my towel before I put it back to the tin. If it’s wet for a long time, it’s getting soggy and smaller.

IMG_20190210_063750.jpg

My hair after first shampooing with Blue Ocean Segara Naturals

When the shampoo remains as a little piece, I have to be careful because the bar is easy to be cracked. When you store the shampoo in a wet area in the bathroom, it will also become fragile, easily to be cracked even though it’s still a big piece. When you are running out of this shampoo you can buy it online just the refill bar without the aluminum tin. It is package free and eco-friendly. The ingredients are also safe for your scalp and the shampoo water residue is not harmful to the environment.

Will I repurchase? Yes, just the refill bar. Unfortunately, Segara Naturals still doesn’t sell the shampoo bar refills at offline stores in Bali. Zero Waste Bali shop sells Blue Ocean and Sunshine 2-in-1 shampoo bar in the tin package. And the price is more expensive at Zero Waste Bali rather than you buy online at the Segara Naturals website or on the online market place such as Shopee, Sustaination, Backyard Plastavfall or Zerowaste.id.

Blue Ocean Shampoo Bar price with aluminum tin: Rp 80.000
Refill bar: Rp 75.000

Have you tried a shampoo bar already?

IMG_20190209_143432.jpg

❤️ Intan Rastini

Acne Edu Class dan Treatment di Larissa Aesthetic Center Denpasar

Sejak nikah saya nggak pernah sekali pun ke salon kecantikan buat perawatan rambut, potong rambut aja dipotongin suami ahahaha… Sampai pada akhirnya datang Sameeksha dan minta dianterin potong rambut ke Salon, ya udah saya ikutan potong rambut dan creambath deh. Baca ceritanya di sini.

Naaaah, apalagi facial buat perawatan wajah. Malahan sama sekali enggak pernah sampai pada akhirnya adik saya yang jerawatan batu parah, udah sembuh jerawatnya. Selain jaga pola makan, ternyata adik saya perawatan ke Larissa. Adik saya juga bilang bahwa perawatan di Larissa nggak bikin ketergantungan. Misalkan, karena udah sembuh jerawatnya lalu dia berhenti pakai produknya trus wajahnya kembali jerawatan gitu, ternyata enggak.

Awalnya sih saya belum tertarik ya… Karena mikir perawatan di aesthetic center itu pasti mahal. Lalu ada juga adik sepupu saya yang wajahnya beruntusan atau berjerawat kecil-kecil udah mulus dan kinclong romannya gara-gara perawatan di Larissa. Dari situ mulailah saya tanya-tanya, perawatan di Larissa biayanya berapa. Langsung deh diperlihatkan nota transaksi selama perawatan di Larissa oleh adik saya. Perawatan awal adik sepupu saya sih 250-300rban, lalu perawatan selanjutnya dibawah 200rb mulu. Sedangkan adik laki-laki saya bilang kalau dia selalu perawatan di Larissa nggak pernah lebih dari 250rb. Dia selalu ambil facial green tea yang harganya 90rban. Jumlah 250rb itu total perawatan dan produk paling mentok, dah! Oh ya, adik saya laki-laki yang jerawatan batu, kalau adik sepupu saya perempuan. Larissa memamg bisa buat perawatan laki-laki dan perempuan.

Karena tergiur ingin juga perawatan dan pakai produk Larissa saya cek di website Larissa. Di sana lengkap ada daftar produk dan daftar treatmentnya tapi yang disertai harga hanya produknya saja. Ada produk untuk wajah, rambut dan badan. Hampir semuanya memakai bahan-bahan dasar dari alam yang organik. Maka dari itu ya nggak bikin ketergantungan. Tapi hasil tidak bisa instan, ada tahapan dan prosesnya. Kalau mau cek coba aja buka di http://www.larissa.co.id. Harga produk-produknya relatif terjangkau, kok!

Agustus ini kebetulan ada program untuk new member atau yang belum pernah perawatan di Larissa. Namanya Acne Edu Class, biayanya Rp 45.000 udah termasuk edukasi tentang acne cara mencegah dan merawatnya, konsultasi dokter, cek kulit wajah, produk gratis dan free quick facial. Saya tau program ini karena saya pantau terus IG Larissa center dan Larissa Denpasar hehehe… Follow aja di @larissacenter sedangkan untuk yang di bali bisa follow @larissadenpasar atau @larissajimbaran. Untuk akun IG Larissa di cabang domisili kamu bisa cek dari @larissacenter dulu. Larissa pusat ini basisnya di Yogyakarta. Untuk beli produknya secara online juga bisa melalui website atau di @larissaonlineshop.

Saat saya ke Larissa untuk ikut Acne Edu Class saya ikut sesi pertama yaitu yang pukul 10.00-12.00. Ada juga sesi kedua yaitu pukul 15.00-17.00 diadakan pada hari Selasa, Rabu dan Kamis di cabang Larissa tertentu. Karena saya di Bali maka saya ke Larissa Denpasar di Jl. Teuku Umar Komplek Pertokoan Graha Mahkota B 18-20. Kebetulan Larissa Denpasar salah satu cabang yang ikut mengadakan Acne Edu Class.

Begitu datang saya langsung dilayani oleh mbak customer service dan didaftarkan menjadi member Larissa dengan kartu member sementara.

Setelah itu saya masuk ke ruang konsultasi dokter dan dipaparkan mengenai jerawat melalui slide show di komputer. Ternyata jika kulit rentan berjerawat kita perlu mengatur pola makan kita dengan menghindari makanan berprotein tinggi seperti ayam dan telur serta yang berlemak seperti goreng-gorengan. Kulit saya pun dicek dan tergolong kulit berminyak. Dengan alat seperti alat USG yang ditempelkan di wajah saya bisa melihat secara jelas di layar komputer bagaimana kondisi kulit saya.

Sambil menunggu baca-baca tentang khasiat buah-buahan. Gambarnya nyegerin mata banget

Setelah konsultasi dengan dokter dan sekaligus kelas tentang acne, selanjutnya saya mendapatkan quick facial gratis. Quick facialnya emang quick memakan waktu 7 menit. Kira-kira tahapannya cleansing, scrubbing, massage, high frequency, aplikasi es mentimun lalu mengoleskan acne lotion. Meski cepet, lumayan wajah terasa bersih, mulus dan segeerrrr…

Di ruang tunggu, ada juga lho snack dan infused water yang disediakan untuk pelanggan Larissa dan free flow. Saya sempat cobain infused water mentimunnya yang dingin dan kue kering roll isi abon. Di sisi samping juga ada kantin Larissa, tapi saya nggak cek di sana jual makanan apa aja. Yang pasti pelanggan bisa makan siang di sini kalau lagi perawatan dan udah waktunya makan siang. Larissa Denpasar buka dari jam 10 pagi sampai 10 malam lho!

Itu lah kunjungan pertama saya saat program Acne Edu Class, selanjutnya saya ditawarkan untuk facial green tea 2 minggu lagi untuk Acne Edu Class tahap dua. Nanti jika saya datang untuk Facial, saya akan mendapatkan dua mini cleanser tea tree. Akhirnya mbak CS membantu mereservasikan kedatangan saya dua minggu lagi yang jatuh pada tanggal 21 Agustus 2018 pukul 10.00.

Maka pada 21 Agustus lalu saya datang lagi ke Larissa untuk facial. Kebetulan selama bulan Agustus tanggal 14-31 ada promo Kemerdekaan yaitu free exclusive pouch jika transaksi Rp150.000 untuk new member dan Rp450.000 untuk exist member. Maka saya ganti facialnya tidak jadi Green Tea tapi Bio Acne Light Therapy dan juga ambil Hair Spa Jasmine and Aloe Vera sekalian nyoba treatment tersebut sekalian biar bisa dapetin pouch exclusive.

Kali kedua ini bukan quick facial lagi ya tapi bener full facial. Makan waktu sekitar 1 jam! Saya diberi loker dengan kunci di ruang atas untuk naruh tas dan diminta ganti baju dulu pakai tube dress. Tahapan facialnya adalah cleansing, scrubbing atau peeling, massage wajah dan dada, steaming, ekstrasi jerawat dan komedo, Bio Acne Light Therapy, masker aloe vera, aplikasi es mentimun, aplikasi acne lotion dan selesai. Bio Acne Light Therapy ini disinari dengan sinar biru yang panjang gelombang sinarnya bisa mengontrol minyak, bakteri penyebab jerawat dan meringkat pori-pori. Masker aloe veranya adem banget dan diaplikasikan tebel sampai kering baru dikelupas, gitu. Setelah Bio acne Light Therapy jerawat langsung kering, ring ,ring… Emang wajah saya nggak banyak jerawatnya tapi selalu muncul beberapa.

Setelah selesai saya ganti baju lalu turun kembali ke ruang tunggu di bawah dan menunggu dipanggil untuk hair spa. Selama menunggu saya sempat minum infused water mentimun dan kue kering tai kucing hihihi… Saat bahan hair spa sudah siap, saya naik lagi ke ruang perawatan di atas. Di ruang atas ganti baju lagi di ruang ganti.

Sebelum hair spa, rambut saya dicuci bersih dulu dengan shampoo L Spa Ginseng. Next mbak capsternya mengoleskan sari lidah buaya ke rambut saya, yang memang dikerok dari batang lidah buaya, lho. Setelah itu jeruk nipis diperas ke krim hair spa wangi jasmine, baru, deh dioleskan ke rambut. Saat pengaplikasian krim hair spa selesai, rambut saya dipijat serta tak luput juga punggung dan lengan tangan. Selama memijat mbak beautician atau capster selalu menanyakan apakah tekanan pijatnya sudah pas, saya selalu merasa cukup, sih.

Setelah dimassage dengan tangan, punggung saya ditaburi bedak karena mau dipijat dengan alat massage punggung. Kata mbaknya supaya nggak gatal hihihi. Emang kalau pakai alat massage pori-pori kulit suka terbuka dan bikin gatal, waktu itu ditaburi bedak dan dimassage pakai alat emang jadi nggak gatal, lho! Setelah dimassage, bedak dan sisa cream dihapus dengan handuk lembab.

Steamer pun disiapkan untuk menguapi rambut yang sudah diberi krim hair spa jasmine dengan campuran sari lidah buaya dan jeruk nipis. Lama proses steam ini kira-kira 15 menit. Setelah uap habis, baru deh cuci rambut lagi dengan L Spa Shampoo Ginseng, lalu diaplikasikan L Spa Conditioner Ginseng dan dibilas. Mbaknya memberi saran kalau pakai conditioner sebaiknya dari batang rambut ke ujung, tidak di kulit kepala supaya tidak berketombe.

Setelah selesai cuci rambut, mbak capster menanyakan apakah mau dikeringkan setengah kering atau kering? Saya bilang kering karena saya kan naik motor nggak enak banget kalau pakai helm agak basah gitu. Saat dikeringkan rambut saya diberi hair tonic ginseng dan hair serum sebelum di-hairdryer. Setelah selesai saya mengucapkan terima kasih kepada mbak capster lalu pergi ganti baju.

Selesai treatment wajah dan rambut, saya ngerasa wangi dan fresh banget. Wajah jadi mulus begitu juga rambut terasa lembut dan ringan, mudah diatur. Berasa paling cantik, deh! Hahaha… Lalu turun ke ruang bawah dan membeli beberapa produk Larissa untuk wajah dan rambut. Saya menghabiskan Rp 125.000 untuk Bio Acne Light Therapy dan Rp 95.000 untuk Hair Spa Jasmine – Aloe Vera di Larissa Denpasar. Selain itu saya membeli produk Tea Tree sebagai rangkaian perawatan wajah untuk kulit berminyak dan berjerawat plus acne lotion sebagai obat jerawatnya. Tidak lupa rangkaian perawatan Ginseng untuk meguatkan rambut dan mengatasi kerontokan beserta L Hair Serum untuk proteksi rambut dari sinar matahari, alat catok atau hairdryer. Hair serum juga bikin rambut jadi sleek and shiny!

Total transaksi saya mencapai juga untuk mendapatkan exclusive pouch! Yeaaah…. Akhirnya saya dapat exclusive pouch. Saya pilih yang warna hitam bergambar bahan-bahan alami perawatan Larisaa yang seger banget yaitu stawberry, lime green tea dan honey. Pokoknya bikin seneng mata untuk ngelihat gambar bahan-bahan organik itu di pouch Larissa. Selain pouch saya juga dapat mini bag berwana imut baby blue dan pink karena udah ikut Acne Edu Class tahap dua. Tetapi sayang free mini cleasernya menyusul karena masih dalam pengiriman. Nanti saya akan dihubungi jika hadiahnya sudah datang.

Untuk mengambil produk saya tunggu di dekat pintu masuk karena di sanalah apotek untuk pengambilan barang. Untuk melakukan transaksi di Larissa kamu bisa ambil nomor antrean yang sudah dipisahkan khusus, masing-masing untuk pembelian produk, konsultasi dokter dan untuk yang sudah reservasi. Oh ya untuk konsultasi dengan dokter tidak bayar ya alias free. Supaya terhindari dari antrean panjang, reservasi dulu saja ke CS Larissa cabang terdekat dari rumahmu melalui WA atau telepon. Setiap hari akun IG cabang Larissa juga memposting slot kosong yang ada di cabang gerai Larissa tersebut sehingga kamu bisa book slot kosong yang ditawarkan di IG.

So far, saya puas dengan perawatan, pelayanan dan harga Larissa, mbak CS, dokter, beautician, capsternya sampai juru parkirnya ramah-ramah. Gerainya pun selalu dibersihkan secara berkala oleh petugas kebersihan. Di gerai Larissa kita juga bisa melihat-lihat menu treatment yang disediakan Larissa di buku menu. Melihat album khasiat buah dan bahan alami lainnya yang bermanfaat sesuai tipe kulit atau rambut. Ada juga ada brosur yang bisa dibawa pulang dengan infografis menarik untuk kebutuhan kulit seperti kulit kusam, berjerawat, penuaan dini dan flek wajah. Cuma satu aja kurangnya, yaitu jarak lokasi cabang terdekat di Bali masih cukup jauh di Denpasar. Rumah saya kan di Tabanan, jadi harus menempuh perjalanan 1,5 jam untuk ke Denpasar hiksss… Semoga besok dibuka cabang Larissa baru di Tabanan, ya. Oh ya wangi rambut saya setelah hair spa semerbak banget wangi melati, bertahan selama 4 hari padahal udah motoran Denpasar-Tabanan rambut dikekep pakai helm dan sempat kena asap truk, masih awet aja wanginya.

I’m Larissa and you?

❤️ Intan Rastini

What’s in My Beauty Pouch

20171124_145813

I have skincare and makeups in my pouch. I used to have moisturizer, night cream, and make up remover as skincares. Then the makeups were only loose powder, lip balm, lipstick, powder blush, eyeshadow and eyebrow pencil from the same brand, my favorite makeup brand, Maybelline. I really love Maybelline mineral makeups. But I can’t get them anymore because the series isn’t available at the stores nowadays.

My skin type is oily and acne prone with tanned skin color and warm undertone. All of my first makeup was mineral makeup series by Maybelline and it was just suitable to my skin type right away. Now I don’t use them anymore, because Maybelline discontinued producing the mineral makeup series. Currently I have more variative cosmetic brands and beauty kits in my pouch.

Let’s open the pouch!

20171124_143739

1. Moisturizer to moist my face. I actually have an oily skin but I still use moisturizer daily. I use Pond’s White Beauty moisturizer cream with SPF 15 to protect my face from the sunlight.

20171124_144856

2. Bio Oil mostly as my night oil. I don’t use any night cream, just Bio Oil instead. I need to get rid of my dark spots and acne scars.

20171124_144916

3. B.B cream. I bought a lighter shade (Cream) because that shade was the only one that available at the store at that time. For my skin tone it doesn’t look great so I use it very slightly. Next time I will buy the darker shade: Ochre. This B.B Cream from Pixy has SPF 30 & PA+++ to protect from UVA and UVB. It is said that noncomedogenic and cointains natural whitening extract and vitamin C.

20171124_144830

4. Loose Powder

I have two jars of different loose powder because one of my loose powder is almost running out so I bought the other one, also to compare them.

What I bought first was The One Loose Powder by Oriflame. It is quite translucent. So despite the fact that it is still in lighter shade than my face, it doesn’t really matter. I use Medium shade, this is the darkest shade they have.

20171124_144710

The second one I have is Bare with Me Mineral Loose Powder by Emina. The shade is darker (04 Ebony) than my The One Loose Powder in Medium. It has high coverage, so it looks very cakey and bright if I put too much.

20171124_144741

5. Powder Brushes

One powder brush for each loose powder. Giordani Gold Professional Powder Brush for Emina and The One Powder Brush for The One Loose Powder. Emina provides powder puff inside its jar but I prefer to use powder brush. And I don’t want to mix the loose powder shades by using only one brush for all.

6. Blush. I use Color Show Blush by Maybelline in Creamy Cinnamon color. It is a compact blush without any puff, so I just tap my finger to use it. Handy and practical unlike the former powder blush that I used to apply before. I still love my old blush, the Mineral Loose Powder by Maybelline. They provide a mini brush to apply the powder blush. Unfortunately Maybelline doesn’t produce it anymore.

20171124_144636

7. Eye Shadow. Trivia eye shadow by Make Over provides three different colors and a mirror. I was confused to pick the natural color combinations between “Emperor Brown” or “Enchanting Nude Spell” because they are quite similar. I picked the “Enchanting Nude Spell” because it has a darker brown color. It provides shimmery white, shimmery beige/peach and matte dark brown colors.

20171124_144406

8. Eyebrow Pencil. Still in love with Maybelline so I picked Fashion Brow Cream Pencil in brown color. They used to provide eyebrow brush on the pencil lid, but now… not again!

20171124_144549

9. Lip Balm

I love lip balm rather than lipstick. So I used to have more lip balm variants than lipsticks. My favorite one is the Baby Lips Cherry Kiss from Maybelline because it has a very light pink color and it has SPF 16! Sorry I have no picture because I’m running out of it.

And then I have Love Nature Cherry Lip Balm with sheer red color. I have to make sure my finger is clean to put the lip balm on my lips so I am a little bit lazy to use this kind of lip balm in a jar.

20171124_145611

Baby Lips Candy Wow. It has more bold tint than the original Baby Lips. The packaging is bigger and just like a crayon so it is pretty cool. But I don’t like the red tint in Cherry because I want more natural look not to be eye-catching. However the tint stays very long enough. Unfortunately it doesn’t have SPF to protect the lips from UV. Maybe I should try the pink color. Or not. Because it is more expensive than the original one.

20171124_145444

10 Lipstick

Giordani Gold Iconic Lipstick by Oriflame in Copper Shine. I like this lipstick because it has SPF 15, but the color doesn’t suit my dark lips. The color is shiny and shimmery orange to brown.

20171124_145331

Kiss Proof by Menow. This lipstick is soft and powdery so I don’t feel like wearing lipstick. It doesn’t stain when you drink or kiss. If you put a little lip balm before using this lipstick, it becomes more moist but it would stain.

20171124_145213

The color Number 001 is really shiny with shimmers. My lips look cracking with this color because my lips are darker than this shade and the texture of the lipstick pigment is almost dry. I need to put lip balm first so the color could be completely blended on my lips.

Number 011 is dark red or maroon. This color is truly matte. I have to apply really thin unless I would look like Gothic. Actually this shade is quite similar with the color of my upper lip.

11. Milk Cleanser and Toner by Pond’s White Beauty to remove my make up. I use them to clean my face in the morning sometimes or before sleeping if I don’t take a bath and wash my face with facial foam.

20171124_145655

12. Pencil Sharpener that can be used for eyebrow pencil and my Menow Kiss Proof soft lipstick. There is a part like a stick that can be taken off to clean up the clogged hole.

20171124_144244

13. Mirror by Giordani Gold. It has a flat mirror and a concave mirror to magnify the reflection.

20171124_144131

14. Folding Scissors just in case I need to cut or trim something. I will trim my split end hair if there is any.

20171124_145713

That’s all inside my beauty pouch. I don’t use makeups every day, just for events and special occasions. Even when I go out somewhere I don’t usually use makeup. If you have a makeups or cosmetic products to be reviewed. Just let me know, I can write a honest review for you.

Now, you tell me what’s in your beauty pocket in your blog and give me the link to your blog post. I’ll be right there soon to check it out. Thank you for reading mine. Now, let me zip my pouch back!

20171124_145907

X.O.X.O

Intan Rastini.