Berat Badan Kalki dan Kavin Juli – Desember 2017

Dalam 6 bulan terakhir saya rekap berat badan Kalki dan Kavin sebagai berikut:

Juli 2017

Kalki: 16,9 kg (turun 300 gr dari bulan Juni 2017)

Kavin: 12,3 kg (naik 100 gr dari bulan Juni 2017)

 

Agustus 2017

Kalki: 17,1 kg (naik 200 gr)

Kavin: 12, 1 kg (turun 200 gr)

 

September 2017

Kalki: 18 kg (naik 900 gr)

Kavin: 12,9 kg  (naik 800 gr)

 

Oktober 2017

Kalki: tidak timbang karena terlambat datang dari sekolah

Kavin: 12,2 kg (turun 700 gr)

 

November 2017

Kalki: 17,2 kg (turun 800 gr dari bulan September)

Kavin: 12,1 kg (turun 100 gr)

 

Desember 2017

Kalki: 17,4 kg (naik 200 gr)

Kavin: 13,2 (naik 1100 gr)

 

Catatan tambahan: karena bulan ini sudah posyandu di tanggal 11 Januari  2018, maka saya tulis sekalian berat bada Kalki dan Kavin bulan Januari 2018.

Kalki: 18,1 kg (naik 700 gr)

Kavin: 13,3 kg (naik 100 gr)

IMG_20180108_104828_1.jpg

Kakak Kalki dan Adik Kavin sudah biasa cukur rambut. Habis cukur rambut dapat hadiah es krim

Hari ini genap adik Kavin berusia 2 tahun 9 bulan atau 33 bulan. Adik kavin sudah bisa apa saja?

  • Kavin 2 tahun 8 bulan di pertengahan Desember saat Kakak Kalki liburan 2 minggu di Surabaya, udah nggak nangis lagi kalau mama sikatin giginya
  • Kavin 2,5 tahun udah mulai mau kencing di luar atau di atas WC tapi tetap masih ngompol di clodi
  • Udah mulai ngomong, “aduh”, “udah”, “mobil”, “mati”, “jatuh”, “itu”, “ini”, “halo”, “oma”, “kumpi”, “papa”. Kalau ditanya apa adik sudah mandi jawabnya “udah”, lalu saat ditanya siapa yang mandiin atau kapan mandinya jawabannya “udah” juga 😀
  • Kavin mengerti permintaan orang tuanya jika diminta ambil bantal dia akan mengangguk jika mau mengambilkan, lalu diambillah bantal, kadang juga masih ada yang salah saat mama minta ambil bantal eh yang diambil guling.
  • Suka menggunting kertas atau karton. Kalau dia lihat gunting pasti minta diambilkan kertas atau karton untuk digunting.

Untuk Kakak Kalki yang sudah masuk PAUD, apa aja ya yang sudah bisa dia lakukan?

  • Sudah bisa meniru tulisan angka dan huruf
  • Menggambar mobil dan truk keruk kesukaannya
  • Menulis nama sendiri meski kadang suka lupa huruf i terakhir di namanya
  • Bisa bercerita yang dia karang sendiri
  • Bertanya Bahasa Inggrisnya benda-benda yang dia inginkan seperti, “Bahasa Inggrisnya baju apa?”

Sepertinya itu saja dulu. Sampai 6 bulan berikutnya, ya… semoga anak mama sehat selalu, pintar dan ceria. Untuk adik Kavin semoga makin fasih dan lancar ngomongnya.

Intan Rastini.

Advertisements

Posyandu Kenanga Mei dan Juni

Setelah bulan Februari lalu peserta posyandu bisa mendapatkan satu bungkus biakuit MP-ASI secara gratis, kini di bulan Juni kami mendapatkan lagi biskuit tersebut. Jadi ada jeda 4 bulan, ya. Kenapa nggak tiap bulan aja dibagikannya? Supaya gizi anak-anak tetap terjaga.

Lihat deh wajah kegirangan dua bocah duo K yang antusias berangkat Posyandu!

Biskuitnya dibungkus kemasan berwarna metalik dan bertulisan sederhana. Berat isinya 120 gram dan berisi 12 keping biskuit. Karena anak saya dua, saya dapat dua bungkus nih, satu buat Kalki dan satu buat Kavin. Berat per keping biskuit berarti 10 gram, ya. Di setiap kepingnya ada cetakan gambar bunga dan tulisan “MP-ASI Biskuit”.

Lucu ya gambar bunga-bunga di keping biskuitnya?

Di bulan Mei sedang nggak dibuatin bubur kacang hijau jadi anak-anak cuma dapat snack sosis dan susu fermentasi, kalau tidak salah ingat. Dan di bulan Juni, anak-anak dapat bubur kacang hijau plus bonus biskuit MP-ASI gratis.

Lihat betapa maruknya Kakak Kalki padahal ini jatah biskuit adek Kavin!

Perhatikan mulut Kakak Kalki saking ingin meraup sebanyak-banyaknya biskuit. Ck.. ck.. ck..!

Rasa biskuitnya gimana? Enak dan nikmat. Kalki dan Kavin doyan. Dipegang dan digigit sendiri oleh Kavin dengan mudahnya. Tekstur biskuitnya tidak berpasir yang mudah larut macam biskuit bayi pada umumnya, juga tidak terlalu keras. Pokoknya pas aja menurut saya. Kalki sama Kavin sampai rebutan padahal udah dikasi jatah masing-masing. Nah berarti mereka suka banget kan sama biskuitnya? Emak babenya aja juga doyan! Sampai ikut nimbrung nyemilin… Ooops! Kalau ketahuan ibu ketua Posyandu bisa dimarahin, nih!

Adik Kavin nunjuk ke orang yang ngabisin jatah biskuit MP-ASInya. Eh?! Maksudnya nunjuk ke saklar lampu hehehe… minta supaya pada hemat listrik meskipun kita foya-foya biskuit. Itu yang tidak hemat listrik tenggelamkan!

Posyandu selalu jadi ajang kumpul bocah


Berat Badan Kalki dan Kavin saat penimbangan di Posyandu:
Mei

Di bulan Mei adalah Posyandu pertama Kakak Kalki setelah pulang dari Surabaya. Jadi beratnya naik berapa nih, setelah 1 bulan dijamin gizinya oleh oma dan opa? Hahaha.

Kalki: 17,2 (naik 600 gr dari bulan Maret Posyandu karena bulan April dia udah keburu berangkat ke Surabaya duluan dan nggak ikut timbang)

Kavin menangis dan tidak mau timbang.

Juni

Kalki: 17,2 kg (tetap)

Kavin: 12,2 kg (naik 600 gr dari bulan April)

Tingkatkan terus kenaikan berat badanmu setiap bulan ya anak-anak… dan semoga sehat selalu.

Gimana mau naikkin berat badan kalo tinggal bungkus biskuitnya aja?! Yang ada manyun

♡ Intan Rastini

Posyandu Kenanga April 2017

Kavin

Weight: 11.6 kg (the same as last month)

Kalki

Weight: 16.7 kg

On Wednesday 12th of April, Kalki wasn’t attending Posyandu because that morning he had already gone to Surabaya with Oma and Opa. So I just made the note of his weight as 16.7 kg. It’s only more 0.1 kg than last month.

Kavin was attending Posyandu without his brother and it seemed he has no company to run around the Balai Banjar.

Moreover there was no mung bean for the children! We got nothing at the Posyandu. Huh no snacks at all for the toddlers! What a shame.

What I like at the Posyandu that time was just . . .  Kavin was volunteerly wanted to be scaled on his own. He approached the scale and with no fear and no cry was eager to be put on the scale cloth and being hung. He enjoyed the swing by being calm! Afterwards he didn’t want to give the scale cloth to me or his papa so he didn’t let the next toddler be scaled :D.

Kavin you did very good this time. We are proud of you, please gain more weight, baby. You are as cute as little Fero Walandouw as Papa said ahhaha 😀 Go grow well, stay healthy, stay handsome, be tough and get smarter, son. Love you….

Love, Mama.

Posyandu Kenanga March ’17

Posyandu was held on Friday, the 10th of March 2017 at 8.30 in the morning. Normally is always on date the 11th every month.

    Kalki

    Weight: 16.6 kg (+ 0.5 kg)

    Height: 101.5 cm (+ 2 cm)

    Head Circumference: 51 cm 

    Kavin

    Weight: 11,6 kg (+ 0.1 kg)

    Height: 86 cm (+ 3 cm)

    Head Circumference: 50 cm (+ 0.5 cm)


    This month was my turn to cook the mung bean.

    Kavin was crying when I tried to scale his weight. It was unusual that Kavin cried. So it was difficult to get the scale balanced.

    Not much I can tell about the Posyandu activity this March accept my childrens’ data and I think this is already a routine report for me as their mother personally.

    So, I’ll see you later.

    ♡ Intan Rastini

    Posyandu Kenanga Baru di Februari

    Ada yang baru di Posyandu Kenanga bulan Februari ini…
    Udah tau kan bulan Februari ini bulan pemberian vitamin A kepada bayi dan balita?

    Nah, kalo udah tau segera bawa bayi dan balita ibu-ibu ke posyandu atau puskesmas terdekat. Karena hari ini Kalki dan Kavin baru aja datang ke posyandu dan pulang bawa 2 bungkus biskuit MPASI untuk balita. Gratis!

    Rasanya enak, lho… mamanya aja ikut nyemilin. Awalnya langsung dibuka di Posyandu buat adik Kavin trus sisa dikit papa yang nyobain bilang ke mama kalo rasanya enak. Eh, ternyata memang bener enak. Nyam… nyam… nyam…

    Berat badan Kalki dan Kavin setelah ditimbang cuma naik 1 ons aja mereka. Huuh.

    Kalki
    BB:16,1 kg
    TB: 99,5 cm
    LK: 51 cm

    Kavin
    BB:11,5 kg
    TB: 83 cm
    LK: 49,5 cm

    Sudah dapat vitamin A masing-masing 1 butir kapsul merah.

    Dan bulan ini mama mulai jadi kader posyandu jadi nggak bisa langsung pulang bareng papa dan anak-anak melainkan masih harus catat-mencatat buku register posyandu bersama ibu-ibu kader lainnya. Lumayan.. pas mau pulang bubur kacang hijau masih ada dan mama ditawari untuk bawa pulang :).
    ♡ Intan Rastini