Kebun Bibit Surabaya

Salah satu tempat terbuka menyenangkan lainnya selain Taman Prestasi yang ramah anak dan gratis adalah Kebun Bibit Surabaya. Terletak di Jl. Manyar No. 80 A Surabaya, dibuka dari jam 8 pagi – 5 sore. Sebelum pulang balik ke Bali, kami sempatkan mengajak anak-anak main ke sini. Karena selama bertahun-tahun tinggal di Surabaya saya belum pernah sama sekali mengunjungi Kebun Bibit. Padahal dulu waktu bolak-balik rumah ke kampus pas kuliah di ITS ya sering melewati Kebun Bibit dari berbagai sisi jalan.

Taman ini luas banget, ternyata dikenal juga sebagai Taman Flora. Tapi karena kawasan ini digunakan sebagai tempat pembibitan maka dari itu disebut sebagai Kebun Bibit juga. Kami mengunjungi kebun bibit di Minggu pagi dan suasananya rameee banget. Meski rame tetap aja nggak crowded kok karena luas tamannya yang memadai dan lega. Ada tempat parkir di sisi pinggir jalan untuk mobil. Lalu di dekat pintu masuk banyak berjajar pedagang mainan dan makanan. Selain itu juga terdapat kawasan kantin yang teduh.

Saat sampai di Kebun Bibit kami sempat beli batagor dan siomay lalu makan duduk lesehan di atas trotoar. Untuk minumnya kami membeli es jeruk peras. Next oma Kalki juga membeli nasi dan ayam goreng di kantin untuk dibawa ke dalam taman. Masuk ke taman beberapa pedagang mainan menjajakan mainan dan balon. Tentu aja bikin Kalki dan Kavin tergoda, tapi mereka nggak ngotot minta beli kok, cuma lihat-lihat aja.

Di dalam taman atau Kebun Bibit ini kami langsung menuju ke spot bermain anak. Ternyata wahana bermain anak yang tersedia di titik ini adalah wahana permainan fitness semua. Lucu ya… ada beberapa yang masih kegedean alatnya buat dicoba oleh Kavin hihihi. Selain itu tetap masih ada ayunan dan jungkat-jangkit. Tapi unik deh, karena alat permainannya ini bertema gym atau fitness. Untuk main wahana permainan anak-anak, harus antre karena peminatnya banyak.

Di area permainan ini anak-anak bermain sambil disuapi omanya. Setelah selesai makan siang, kami memutuskan untuk menjelajah tempat lainnya. Kami berjalan ke arah tempat bermain yang berbeda, di sana ada prosotan, ayunan besar untuk beramai-ramai dan ada tempat-tempat duduk juga di setiap spot bermain. Bahkan tak jarang orang buka tikar buat lesehan dan berpiknik.

Hampir semua area Kebun Bibit sudah tertata rapi dengan paving blocks. Tapi ada suatu area yang dibiarkan beralaskan tanah, yaitu wahana bermain outbond. Di sana ada rumah pohon, wall climbing dan tali-temali yang tergantung dan diikat di sepanjang atau antara pohon besar. Kalki sempat jatuh karena berusaha berjalan di atas seutas tali besar tapi karena ada anak-anak lainnya yang juga menaiki tali, maka tali menjadi bergoyang dan Kalki kehilangan keseimbangan.

img_20180624_1213421236438118.jpg

cepet adik Kavin, antrean mulai mengular

Ada wall untuk panjat dinding berwarna-warni untuk anak-anak tetapi nggak terlalu tinggi kok. Kalki sempat nyobain sebentar aja lalu dia tertarik yang lainnya. Oh ya, Kavin juga sempat jatuh saat berjalan di area tanah ini karena apa? Tersandung akar pohon! Maklum di area ini terdapat beberapa pohon besar dan akarnya udah menjalar kemana-mana. FYI, area outbond ini dekat dengan toilet. Untuk menggunakan toilet tidak bayar, kok. Tetapi tetaplah jaga kebersihan, ya!

Saat kami berkunjung kesana ada seperti community hall untuk acara temu komunitas atau gathering. Kebetulan memang sedang ada semacam talk session saat itu di sana. Jadi kalau kalian mau mengadakan kopdar atau sharing session bersama-sama bisa, nih dilaksanakan di Kebun Bibit Surabaya. Selanjutnya kami berjalan mengelilingi taman dan menemukan kolam besar yang dipagari berisi kura-kura kecil dan beberapa burung, sepertinya burung bangau.

img_20180624_123217238931730.jpg

adik Kavin kegirangan ditembak gelembung balon oleh kakak kenalan baru

Di dekat area kolam, ada lagi kandang hewan yaitu rusa atau menjangan. Kita bisa memberi makan rusa, karena di dekat kandang ada bak berisi sayuran. Kami petik saja sayurannya dan membiarkan anak-anak yang memberikan makan ke rusa-rusa tersebut. Anak-anak memang antusias sekali memberi makan rusa. Selain kandang rusa, ada juga kandang burung berisi merak. So far, kebun ini jadi semacam mini zoo, ya? Plus ada tempat belajar dan perpustakaan pula. Cuma kami tidak mengunjunginya.

Selama kami disana tempat ini cukup bersih. Banyak tersedia tempat sampah dimana-mana untuk memudahkan pengunjung membuang sampahnya. Di beberapa pohon juga dilengkapi dengan keterangan nama pohon untuk edukasi pengunjung. Ada juga kolam air mancur mini di tengah taman. Untuk cuci tangan, ada lho disediakan washtafel dan sabun di suatu titik. Saya pun bisa mencuci tangan anak-anak saya saat mau makan snack.

Kami sangat menikmati menghabiskan waktu bersama anak-anak di Kebun Bibit. Ini pertama kalinya bagi saya dan anak-anak mengunjungi Kebun Bibit dan sangat puas dengan fasilitas ruang terbuka ini. Uniknya, Kebun Bibit terletak di tengah hiruk pikuk lalu lintas Surabaya, seru aja bisa lihat jalanan dan pengendara di luar dari balik pagar lagi sibuk ke tempat tujuan sedangkan kami di dalam Kebun Bibit santai-santai ngadem seperti dalam suaka di tengah urban life. Saya tentu mau kesana lagi jika ke kembali ke Surabaya. Kalau kalian tertarik?

❤️Intan Rastini

Advertisements

18 thoughts on “Kebun Bibit Surabaya

  1. Pingback: Kebun Binatang Surabaya (KBS) | Intan Rastini

  2. Surabaya memang enggak ada habisnya dieksplore ya Mbak..bikin sirik kota lainnya saja kemajuannya hehe
    Salah satunya Kebun Bibit ini.
    Sepertinya bakal nambah wishlist yang dikunjungin saat saya ke Surabayalagi nanti…Keren!

    • Iya mbak tata kotanya keren dan banyak bangunan warisan kolonial Belanda yang masih dipertahankan dengan megah sampai di alih fungsi berkali-kali. Wisata makam Belanda Peneleh pun ada. Tapi tidak kids friendly hihi.. Waktu saya ke Surabaya cuma satu kali aja ke mall itu pun karena perlu banget untuk beli baju buat kuliah dan kerja. Sisanya main ke RPTRA terusss.. asyik murmer

    • Ada kantor pembibitannya mbak tapi saya nggak ngecek kesana. Ngga tau ada bibit apa aja hehehehe. Kayaknya pembibitan untuk tanaman yang akan ditanam di kota Surabaya bukan untuk dijual umum 🌻

    • Bener seru dan gratisss.. sangat ramah anak apalagi disediakan washtafel outdoor untuk cuci tangan umum dan sabun cuci tangan. Toiletnya pun nggak pakai bayar. Beda dengan tempat lain kayak di Kebun Binatang Surabaya, udah bayar tiket masuk, toilet pun bayar.

Thank you for reading my post, hope you enjoy it. Please... don't type an active link in the comment, because it will be marked as a spam automatically. I'd love to visit your blog if you fill the "website" form :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s