Kebun Binatang Surabaya (KBS)

Selama liburan sekolah, Kebun Binatang Surabaya selalu ramai pengunjung. Saya dan keluarga sendiri menjadikan KBS sebagai tujuan wisata pertama begitu tiba di Surabaya. Saya seribu sayang, di tugu patung Sura dan Baya pengunjung sudah memadati area tersebut dengan berfoto dan di loket masuk KBS antrean membeli tiket juga penuh sesak. Ternyata parkiran mobil pun tak kalah penuh! Sampai akhirnya kami tidak jadi ke KBS dan melanjutkan perjalanan ke Taman Prestasi saja.

Kedua kalinya kami mencoba mengunjungi KBS lebih pagi, ternyata kepadatan pengunjung di bagian luar KBS tidak berkurang. Parkiran mobil di pinggir jalan pun sudah hampir penuh sampai harus antre kalau mau parkir. Dengan kecewa kami melanjutkan kembali perjalanan kami sampai ke Kawasan Ekowisata Hutan Bakau di Wonorejo, Rungkut.

Ada apa, sih di kebun binatang sehingga selalu penuh ketika kami hendak mengunjunginya? Tentu ada beraneka ragam binatang. Dan ini merupakan tempat wisata klasik yang disukai keluarga, terutama anak-anak. It is like our all-time favorite. Dengan mengajak anak-anak ke kebun binatang mereka bisa melihat bermacam-macam hewan yang tidak pernah mereka lihat secara langsung sebelumnya. Mungkin pernah dari layar televisi saja. Ini menjadikan kebun binatang sebagai sarana edukasi yang menyenangkan.

img_20180623_1122121776424848.jpg

Ketiga kalinya kami berusaha berangkat lebih pagi dari rumah, kami sampai di KBS sekitar pukul 8.30 pagi. Akhirnya dapat tempat parkir mobil yang lumayan dekat dengan pintu masuk KBS. Kalki senang banget karena akhirnya dia bisa mengunjungi KBS walaupun ini bukan kali pertama dia ke KBS. Sedangkan bagi adik Kavin ini adalah untuk yang pertama kalinya.

img_20180623_125300672026518.jpg

Di KBS banyak sekali pedagang balon, mainan, jajanan. Jadi jangan kaget kalau begitu masuk kawasan KBS kita akan dijajakan bermacam-macam dagangan oleh pedagang asongan atau emperan. Harga tiket masuk untuk dewasa dan anak-anak sebesar Rp 15.000. Dan tiketnya kini dijadikan gelang di tangan. Ada juga tiket terusan untuk naik gajah, unta dll. Tapi kami beli tiket yang reguler saja. Untuk Kavin yang masih balita, ternyata harus ukur tinggi bada dulu, jika tinggi badannya lebih dari 85 cm berarti sudah kena tiket masuk. Ternyata adik Kavin tinggi badannya udah lebih, nggak bisa gratis deh hihihi…

Di KBS banyak koleksi satwanya, ada orang utan, simpanse, gajah, kijang, harimau, binturong, kelelawar, ular, unta. Untuk gajah dan unta ada yang bisa dinaiki bersama pawangnya kalau punya tiket terusan. Selain melihat berbagai macam satwa, ada juga papan keterangan mengenai nama ilmiah spesies, habitat, makanan dan status populasi di dunia. Tapi kebanyakan papan tersebut terbuat dari kertas cetak yang dilaminating, sehingga tak heran beberapa diantaranya ada yang luntur terkena air dan tidak bisa terbaca.

Untuk lingkungan KBS tergolong rindang dan bersih, disediakan banyak tempat sampah di beberapa titik. Toilet pun juga bersih karena dibersihkan secara berkala pada satu hari itu. Tapi toiletnya tidak gratis, melainkan bayar Rp 2000. Ada juga fasilitas tempat duduk-duduk beratap untuk pengunjung yang ingin melepas lelah. Saya lihat tidak sedikit pula orang duduk-duduk di teras musholla.

Di dalam KBS terdapat petugas-petugas yang berjaga di sekitar kandang agar pengunjung tidak dengan segaja memberi makan satwa dengan makanan yang tidak diperuntukkan untuk satwa dan juga untuk menjaga jarak aman pengunjung dengan satwa. Kalau mau memberi makan sata, ada makanan khusus yang dijual petugas KBS ke pengunjung. Ada juga petugas berpakaian pramuka yang merupakan bala bantuan. Selain petugas penjaga, ada juga petugas yang menawarkan souvenir KBS berupa T-shirt anak berlogo KBS atau foto bersama satwa.

img_20180623_1240071218224712.jpg

Kalau ngasi makan patung kuda nil, sih nggak apa-apa

Selain melihat-lihat satwa, kita juga bisa naik perahu di kolam buatan, atau bermain di wahana outbond. Ada juga panggung pentas seni. Kebetulan saat kami berkunjung ke sana ada pentas dangdut atau orkes melayu gitu, pementasannya menggunakan bahasa daerah juga, yaitu Bahasa Jawa. Cukup banyak orang berkerumun disitu antusias menikmati pertunjukan.

Kalau lapar bagimana? Tenang kami selalu bawa bekal sehingga kami buka perbekalan dan piknik di dekat area naik gajah, tepatnya di depan kandang simpanse hehehe. Enak juga menikmati tingkah laku satwa sambil makan bersama keluarga. Tidak jarang pengunjung yang lain pun melakukan hal yang sama saat sudah jam makan siang. Selesai menyantap makan siang jangan lupa diberesin dan dibuang sampahnya pada tempat sampah.

Kalau yang nggak bawa bekal bagaimana? Di dalam KBS cukup banyak dijajakan panganan. Yang saya tau sih, panganan seperti sate telur puyuh, sate sosis, gorengan, mie instant cup dan es krim. Kalau makanan berat saya kurang tau. Bnayak stand-stand makanan tersebar di seluruh area KBS. Kalau kami hanya membeli rujak buah dan pentol di area parkiran.

So far, saya seneng dengan kunjungan ke KBS setelah sekian tahun nggak pernah kesana lagi. Kalau anak-anak sudah terlihat happy banget lihat satwa-satwa yang nggak mereka lihat sehari-hari di rumah hehehe. Mereka bisa jalan kesana-kemari karena banyak jalur yang bisa dilalui. Hati-hati aja supaya tidak terpisah dengan orang tua, apalagi saat high season pengunjungnya ramai banget!

Next destination is Kebun Bibit Surabaya, our last visit of open public space in Surabaya!

❤️Intan Rastini

Advertisements

7 thoughts on “Kebun Binatang Surabaya (KBS)

Thank you for reading my post, hope you enjoy it. Please... don't type an active link in the comment, because it will be marked as a spam automatically. I'd love to visit your blog if you fill the "website" form :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s