Galungan dan Ulang Tahun Kalki ke-5

Ada yang spesial di Hari Raya Galungan kali ini… Apa itu yang spesial? Yaitu bertepatan dengan hari ulang tahun Kalki yang ke-5. Jadi seluruh umat Hindu merayakan hari raya Galungan dengan bersembahyang ke pura dan bagi kami juga untuk bersyukur kepada Tuhan karena Kalki telah bertambah usianya :).

photo_2018-05-30_11-39-39

Kalki the birthday boy! Happy 5th Birthday Kakak!

Hari Raya Galungan yang kami rayakan memang dihitung melalui kalender Bali jadi jatuhnya bakalan 7 bulan sekali dalam kalender masehi. Hari Galungan tahun ini, juga seperti yang lalu-lalu, kami merayakannya dengan rentetan sebelum hari-H. Salah satunya mempersiapkan segala sesuatu supaya nanti ada pasokan makanan selama sebelum hingga sesudah hari raya.

Pasokan makanan disini tujuannya buat makan orang di rumah sekeluarga juga buat sanak saudara yang datang berkunjung ke rumah. Kan hari raya bakalan sibuk mempersiapkan banten, penjor, hiasan-hiasan seperti gantung-gantungan dan lain-lain… jadi supaya kami nggak perlu repot mikir masak apa ya hari ini, besok, dan seterusnya, toh pasar juga banyak yang tutup lapak.

Kami membeli daging babi 1 kg di pasar Bajera, sampai rumah saya buat jadi pork nugget di-mix dengan wortel dan keju jinten, keju paprika dan Gouda cheese dari Belanda (nanti saya ceritakan lebih lanjut tentang keju ini). Kemudian stok tahu dari belanja di tukang sayur juga saya sikat jadi tofu nugget hihihi… Kali ini dicampur dengan wortel aja dan seledri, nggak pakai keju.

Lumayan ada stok frozen food. Tapi tofu nuggetnya udah abis duluan nih, sebagai gantinya kami juga membeli ikan nila sebanyak 4 kg dan ini dibagi dua dengan mertua. Jadi bagian kami di masukkin ke chiller kalau mau makan tinggal goreng aja potongan-potongan ikannya. Kalau punya mertua sih dikukus jadi pepes ikan.

Galungan kali ini pertama kalinya juga lho, papa nggak dapat ambu di kebun buat bikin penjor. Lagi langka ambu, kali. Ambu itu daunnya pohon jaka atau nira. Sehingga papa harus beli hiasan penjor yang udah jadi di toko. Kebetulan dapat hiasan stok lama seharga Rp 15.000.

Selain itu, pada Galungan kali ini saya lagi haid, jadi tidak bisa sembahyang sekeluarga ke pura. Yang sembahyang hanya papa dan Kalki. Saya di rumah aja sama Kavin. Maka dari itu bisa saya sempatkan menulis di blog hehehe…. Selain itu bisa melakukan exercise juga pagi-pagi (nanti saya tulis exercise buat perut di posting blog selanjutnya). Kalau saya nggak lagi haid, pasti udah sibuk siap-siap sembahyang ke pura, nih.

photo_2018-05-30_11-39-25

Kakak dan adik, ketika baru bangun pagi ini

Terus mau ngerayain ulang tahun Kalki gimana nanti? Yaah, ciri khas keluarga kami dengan merayakannya secara sederhana aja, mungkin bakalan ngajak makan pizza di kedai Pizza terdekat di Bajera., namanya Gembul Pizza. Mumpung ada harga promo Galungan dan Kuningan juga hihihi… Kami juga nggak menyiapkan kado khusus buat Kalki. Ngajak jalan dan makan di luar aja mudah-mudahan udah bikin dia seneng.

Karena Kalki sudah melampaui usia balitanya, ini ada kenang-kenangan kata-kata lucu Kalki waktu masih balita:

“Kodok main hujan,
tidak batuk dia.”

“Adik masih kecil, nanti kalau sudah besar jadi kakak, ya dek.”

“Hujan! Ayo teteskan! Kakak mau cuci tangan! Hujan…, ayo teteskan!” yang ini terjadi saat dia mau cuci tangan sore-sore, lalu Kalki menengadahkan tangannya ke langit 😀

Kalki dapat Taro (merek snack) ukuran jumbo, dia seneng bukan main! Sambil makan snacknya dia berkata, “Wow, nggak habis-habis!”

Haha…. Selamat berulang tahun yang ke-5 tahun ya, nak! Bulan depan udah naik kelas masuk TK, nih. Semoga makin pinter, sehat selalu, berbahagia, sayang papa, mama dan Adik Kavin.

Dan…, selamat hari kemenangan Dharma melawan Adharma! Semoga semua mahkluk ciptaan-Nya berbahagia.

♡ Intan Rastini

Advertisements

6 thoughts on “Galungan dan Ulang Tahun Kalki ke-5

  1. Wah gak kerasa c kaka udah besar, selamat ulang tahun sayang semoga sehat, cerdas dan ceria selalu ya aamiin🤗

    • Makasih Tante Aya… Sekarang Kalki liburan tapi udah kangen sekolah dan ketemu teman-teman :D. Nugget tahu memang lebih lembut dari pada nugget daging 🙂

Thank you for reading my post, hope you enjoy it. Please... don't type an active link in the comment, because it will be marked as a spam automatically. I'd love to visit your blog if you fill the "website" form :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s