Pengalaman Daftar JKN-KIS di BPJS Kesehatan Tabanan

Di Bali, Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) yang diregulasi oleh Gubernur Mangku Pastika sudah tidak berlaku lagi dan mulai diintegrasikan secara nasional ke Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh BPJS Kesehatan.

Dulu kalau kami ke Pustu atau ke Puskesmas cukup tunjukkan fotocopy KTP atau fotocopy KK bagi anak-anak lalu bisa berobat tanpa bayar. Tapi awal Januari 2017 ini saya pulang dari Surabaya dan berobat ke Puskesmas karena sakit gigi, ternyata jika tidak memiliki KIS (Kartu Indonesia Sehat) bayar biaya pemeriksaan dan pengobatan sesuai dari tindakan pemeriksaan yang dilakukan dokter.

Akhirnya tanggal 16 Januari lalu kami berangkat sekeluarga ke kantor BPJS di Tabanan di Jl. Pahlawan No. 1 yang persis bersebelahan dengan kantor JNE. Tepatnya di seberang Kantor Pos Tabanan. Sebelumnya udah cari tau dulu dong, apa-apa yang perlu dipersiapkan buat daftar ke BPJS Kesehatan:

  1. Fotocopy KK
  2. Fotocopy KTP setiap anggota keluarga yang akan didaftarkan
  3. Pas foto berwarna 3 x 4 setiap anggota keluarga yang didaftarkan kecuali anak-anak di bawah 5 tahun
  4. Fotocopy halaman depan buku tabungan calon pendaftar (ini bagi yang ingin mendaftar layanan kelas I dan II)

Karena kami mau mendaftar layanan kelas III jadi ga perlu bawa poin no. 4.

Sesampainya di kantor BPJS pukul 9 pagi ternyaya cukup ramai, padahal baru buka. Ternyata ramai karena banyak orang minta nomor antrean ke satpam. Saya sendiri sampai kehabisan nomor antrean. Untung ada orang yang pulang karena tidak jadi ngurus BPJS dan nomor antreannya boleh saya minta. Maka saya dapat nomor… 59.
Selagi menunggu antrean, saya mengisi form pendaftaran. Berupa data-data diri calon peserta JKN dan menentukan fasilitas kesehatan pertama. Nah, disini saya bingung pilihnya karena faskes terdekat dari rumah adalah Puskesmas Bajera tetapi area pelayanan kesehatan kami masuk ke Puskesmas Surabrata yang aksesnya lebih jauh dari Bajera. Bisa juga pilih praktek dokter swasta tapi kan tidak selengkap fasilitas puskesmas yang langsung jadi satu ada poli umum, poli gigi, UGD dan laboratorium. Akhirnya saya pilih Puskesmas Surabrata.

Setelah sempat ngobrol dengan bidan di Pustu saat kontrol KB, jika saya pilih Puskesmas Surabrata maka bisa periksa di Pustu juga dengan KIS. Tapi kalau pilih Puskesmas Bajera sebagai faskes I JKN maka saya sekeluarga perlu bayar jika periksa di Pustu nantinya. Maka pilihan faskes yang agak meresahkan ini saya pikir sudah tepat.

Lalu untuk pilihan kelas layanan rawat inap saya pilih kelas III dan iurannya Rp 25.500 /orang. Untuk satu keluarga yang didaftarkan kelasnya harus sama semua. Anggota keluarga saya yang berjumlah 4 orang kena total iuran Rp 102.000 perbulannya. Nah, setelah selesai mengisi form, tanda tangan dan tempelkan foto-foto pendaftar di kertas formulirnya dan gabungkan dengan fotocopy KTP, fotocopy KK, dll.

Saat nomor antrean saya dipanggil itu sudah sekitar jam 3 sore dan saya serahkan berkas pendaftaran kepada petugas BPJS Kesehatan. Sempat ditanya apa tujuannya untuk mendaftar baru lalu konfirmasi faskes yang dipilih. Nggak lama kemudian akan diberi cetakan kertas nomor Virtual Account (VA) untuk membayar iuran pertama paling cepat 2 minggu lagi dan paling lambat 30 hari. Setelah bayar bisa bawa bukti pembayaran ke kantor untuk dicetakkan kartunya. Untuk cetak kartu tidak perlu antre lagi langsung masuk saja ke dalam kantor dan bilang ke petugas.

Saat mendaftar tanggal 16 maka tanggal 30 Januari kemarin saya sudah bisa bayar iuran BPJS pertama. Tapi saya bayarkan tanggal 1 Februari di ATM BRI. Caranya cukup mudah:

  1. Masukkan kartu ATM
  2. Pilih Bahasa
  3. Masukkan PIN
  4. Pilih menu “Pembayaran”
  5. Cari menu “BPJS kesehatan”, jika belum ketemu tekan pilihan “Lainnya” hingga ke halaman selanjutnya, tekan “Lainnya” lagi jika belum ada
  6. Tekan menu “BPJS Kesehatan”
  7. Masukkan no. VA 888880xxxxxx
  8. Maka akan muncul nama peserta dan jumlah tagihan yang sudah terakumulasi untuk satu keluarga, jika sudah benar tekan “Ya”
  9. Jika tidak ada transaksi lagi, ambil kartu ATM dan bukti pembayaran

Kalau kurang jelas, tips saya pilih ATM di dekat lokasi bank sehingga bisa tanya ke satpam.

Abis dari ATM cusss bablas ke kantor BPJS Kesehatan di Tabanan. Saya langsung sodorkan ke petugas berkas pendaftaran dan bukti pembayaran iuran pertama bahwa mau cetak kartu. Kira-kira 10 menit kemudian nama kepala keluarga saya dipanggil lalu saya sudah pegang 4 kartu BPJS Kesehatan. Sebelumnya disuruh cek dulu data yang tercetak di kartu apakah sudah benar semua. Setiap kartu berisi nomor kartu, nama, alamat, tanggal lahir, NIK dan faskes tingkat I yang dipilih. Yap, udah bener semua langsung pulang, deh.


Nah sekarang udah pada punya KIS bisa periksa ke Puskesmas Surabrata dan Pustu Angkah.
Untuk catatan aja, waktu periksa gigi yang lalu di Puskesmas Surabrata bayar Rp 15.000 dan mau cabut akar gigi yang kemungkinan masih tertinggal bayar Rp 65.000. Selain itu saya cek golongan darahnya Kavin bayar Rp 10.000.

Sempat juga bikin surat keterangan sehat dari dokter di Puskesmas Bajera untuk pembuatan SIM C bayar Rp 21.000. Tapi saya belum tau juga sih, bisa nggak pakai KIS untuk buat surat keterangan dokter.

Selebihnya pelayanan di kantor BPJS Kesehatan Tabanan mulai dari satpam, petugas di luar kantor dan yang di dalam kantor ramah-ramah. ANTREAN DIBATASI setiap harinya sampai 70 atau 100 nomor saja. Jadi penting untuk ambil nomor antrean saat kantor buka pukul 9 pagi. Kalau mau cepet dan nggak antre, daftar online saja dulu lalu dapat VA dan bayar iuran pertama pada tanggal yang ditentukan, jadi ke kantor untuk cetak kartu saja.

Sayang banget BPJS Kesehatan ini tidak memfasilitasi peserta untuk dapat periksa ke fasilitas kesehatan dimana saja yang sudah terdaftar oleh BPJS Kesehatan. Karena harus periksa ke faskes pertama yang sudah dipilih dan ditentukan itulah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan jadi kurang fleksibel dan membatasi akses peserta jika bepergian.

Semoga kedepannya pelayanan BPJS Kesehatan semakin maju lagi dengan memberikan keleluasaan bagi pesertanya supaya dapat berobat di fasilitas kesehatan dimana saja.

Alamat web BPJS Kesehatan: 

https://www.bpjs-kesehatan.go.id/

Twitter: @BPJSKesehatanRI

IG: @bpjskesehatan_ri
♡ Intan Rastini

Advertisements

Thank you for reading my post, hope you enjoy it. Please... don't type an active link in the comment, because it will be marked as a spam automatically. I'd love to visit your blog if you fill the "website" form :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s