Resep Rempeyek Kacang Tanah

Siapa suka makan pecel ayam lengkap dengan tahu-tempe dan lalapannya pagi-pagi? Nah, jika Anda suka makan pecel pasti tau dong dengan yang namanya rempeyek?

Karena nasi pecel aja banyak macamnya, maka rempeyek pun juga ada macam-macam… Ada rempeyek kacang tanah atau rempeyek udang bahkan rempeyek ikan teri. Tapi satu yang pasti adalah sama-sama gurih, bergizi, garing dan renyah untuk menemani makan nasi.

Karena saya kelamaan tinggal di Pulau Jawa, jarang juga nemu pedagang pecel satu paket dengan rempeyek di Bali, meskipun memang ada sesekali dijual rempeyeknya aja di kios atau warung nasi. Lah kok kemudian desa tempat saya tinggal ini kedatangan mahasiswa-mahasiswi KKN Undiksa dari Singaraja yang memberikan demo memasak rempeyek di rapat rutin ibu-ibu PKK. Ya udah resepnya saya catat dan saat menggorengnya pun saya ikutan praktek dipandu oleh adik-adik mahasiswi.

Yuk mari kita coba di rumah….

Bahan:

Adonan Kering

1. Tepung beras 250 gram

2. Tepung Kanji 2 1/2 sdm

Adonan Basah

3. Santan 1 bks (saya pakai Sunkara kemasan pouch segitiga)

4. Air secukupnya

5. Telur 1 butir

Bumbu

6. Garam 1/2 sdt

7. Bubuk Kaldu sesuai selera

8. Bawang merah 2 siung

9. Bawang putih 4 siung

10. Kemiri 2 butir

11. Cabe sesuai selera

12. Ketumbar secukupnya

Isi

13. Kacang tanah

14. Daun jeruk limau

15. Kunyit 2 ruas kecil

16. Minyak goreng 300ml


Cara membuat adonan rempeyek:

1. Campur tepung beras, garam dan 2 1/2 sdm tepung tapioka lalu aduk rata

2. Campur 1 bks Santan aduk dengan air 2-3 gelas belimbing tambahkan telur 1 butir lalu aduk rata

3. Uleg bumbu 2 bawang merah, 4 bawang putih, 2 butir kemiri,ketumbar secukupnya dan kunyit plus cabe sesuai selera Anda

4. Uleg kasar kacang tanah

5. Iris tipis jeruk limau

6. Campurkan adonan kering lalu bumbu dan isi rempeyek, aduk-aduk agar komposisi tetap bercampur rata

7. Panaskan minyak goreng di wajan melengkung dengan permukaan yang kalis. Jika wajan dirasa kurang kalis bisa dengan menyiramkan sedikit minyak ke pinggirannya secara berkala

8. Siapkan soup laddle (sendok bundar berceruk khusus memasak sup) berbahan stainless steel untuk menyendok adonan rempeyek sambil diaduk-aduk sebelumnya lalu tuangkan adonan rempeyek melebar ke sekeliling pinggiran wajan di atas permukaan minyak dan biarkan adonan mengalir ke dalam minyak

9. Jika adonan yang menempel di pinggiran wajan sudah kering akan bisa lepas lalu goreng ke minyak di tengah wajan, maka rempeyek akan menjadi tipis dan renyah

10. Angkat jika sudah berwarna kuning kecoklatan dan tiriskan dari minyak

Sudah. Selesai deh… Jika sudah tiris minyaknya, rempeyek bisa disimpan di dalam wadah kedap udara. Karena jika dibiarkan di wadah terbuka akan melempem dalam waktu semalam :).

Terima kasih untuk mahasiswa-mahasiswi Undiksa Singaraja yang sudah berbagi ilmunya kepada kami semua.

Saya sudah dua kali produksi rempeyek, nih… Kalki dan Kavin suka juga nyemilin hihihi.

Yang renyah-renyah cocok juga untuk menemani yang berkuah-kuah :-d


Selamat mencoba dan selamat makan siang, ya.
♡ Intan Rastini

Advertisements

2 thoughts on “Resep Rempeyek Kacang Tanah

Thank you for reading my post, hope you enjoy it. Please... don't type an active link in the comment, because it will be marked as a spam automatically. I'd love to visit your blog if you fill the "website" form :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s