Update KalVin Posyandu: Waspada Nyamuk di Musim Hujan

Kalki
Berat: 13,8 kg (turun 1 ons)
Tinggi: 92,7 cm
Lingkar Kepala: 50 cm

Kavin
Berat: 8,8 kg (naik 300 gram)
Panjang: 72 cm
Lingkar Kepala: 46 cm

image

Sabar adik Kavin sayang... kakak Kalki temenin sampai selesai ditimbang ya.. sambil elus pipi adik

Posyandu kemarin adik dan kakak saat ditimbang tidak nangis 🙂
Astungkara tambah kompak dan percaya diri ya hehehe… nggak takut karena ditimbang cuma diayun bentar.

Saat posyandu adalah juga saat berkenalan dan bermain dengan adik-adik bayi serta kakak-kakak sesama balita 😀 tapi makin gede kok kakak kalki makin gemes dan iseng ke adik Vin ya…? Huraah sampai mewek adiknya kalo kakak Kalki mendekat pengen ngegemesin adik.

Oh ya, mengingatkan kembali karena sudah sering turun hujan perlu hati-hati terhadap nyamuk! Waktu sebelumnya ada kejadian demam berdarah di desa kami, bu bidan sempat memberikan penyuluhan kepada warga. Anak kecil, ibu hamil dan lansia rentan terhadap gigitan nyamuk yang menularkan penyakit karena daya tahan tubuh mereka kurang optimal. Bahaya jika nyamuk tersebut adalah nyamuk pembawa penyakit seperti nyamuk demam berdarah, malaria, cikunguya ataupun filariasis (kaki gajah).

3M itu perlu dikerjakan dan diupayakan rutin agar memutus siklus hidup nyamuk. Kata bu bidan di posyandu, lebih efektif kita memutus siklus hidup nyamuk dari jentik nyamuknya dengan cara 3M itu. Nah, kalo fogging atau penyemprotan nyamuk… itu adalah efektif untuk membunuh nyamuk dewasanya.

Ini dia caranya yang bisa dimulai di rumah sendiri:

1. Menguras bak mandi dan penampungan air lainnya seminggu sekali. Karena siklus hidupnya dari jentik menjadi nyamuk itu butuh waktu kira-kira seminggu

2. Menutup wadah atau penampung air yang potensial menjadi rumah jentik nyamuk. Nyamuk penyebab demam berdarah itu memilih air bersih untuk menelurkan jentiknya dan berarti perlu waspada dengan wadah-wadah yang berisi air meski sedikit seperti di gelas plastik air mineral yang sudah terbengkalai, ember bekas nyuci yang bersisa sedikit air dan dibiarkan lama, dan lainnya bisa dicermati air-air bersih yang tertampung di tempat yang sebenarnya airnya tidak perlu kita pakai lagi. Kalau di Bali bisa seperti di gelas atau toples wadah tirta yang ada airnya tertinggal lama di wadah tirta tersebut

3. Mengubur sampah plastik, botol dan kaleng yang memungkinkan adanya ceruk sehingga jika terkena air hujan.. terdapat air menggenang di ceruk sampah tersebut. Itulah asal sarang jentik nyamuk.
Untuk di desa sini bu bidan juga mengatakan kulit buah cokelat (kakao) yang terbuka lalu dibiarkan akan meninggalkan ceruk untuk menampung air hujan. Persis seperti kalau kita abis makan durian trus buang kulitnya terbuka begitu. Kan ada ceruk-ceruknya (bekas tempat daging duriannya) untuk nampung air toh? Nah itu bisa diposisikan terbalik supaya ceruknya menghadap bawah atau segmen kulitnya dibelah lagi memanjang supaya ceruk-ceruknya seperti mangkok yang terbelah dua

4. Jika ada kolam kecil untuk tanaman air atau kolam hias, isilah dengan ikan cupang atau ikan lain yang memakan jentik nyamuk ya..

5. Lipat pakaian yang tidak dipakai di kamar. Menggantung-gantung pakaian di balik pintu bisa buat nyamuk dewasa betah disana

6. Jaga kehersihan rumah dan pekarangan. Dengan teratur menyapu, mengepel dan membereskan barang-barang dengan rapi supaya nyamuk dewasa tidak menempati celah gelap dan kotor dalam rumah. Lalu pekarangan juga bebas rumput liar yang rimbun (bahasa Balinya ‘beed’ gitu) dan bersih dari kubangan serta sampah. Cek apakah parit mengalir lancar? Jika air parit tidak bisa mengalir lancar berarti perlu kerja bhakti nih…

7. Untuk proteksi anak-anak bisa pakai minyak telon yang ada aroma anti nyamuknya, sticker anti nyamuk anak atau juga gelang yang ada ekstrak aroma penolak nyamuk.. yang semuanya relatif lebih aman untuk anak-anak. Nah kalau orang dewasa sih bisa pakai lotion anti nyamuk atau pakai obat nyamuk elektrik atau bahkan semprot kan..
tapi kasihan kan kalo untuk anak pertimbangan zat lotion anti nyamuknya  keras dan panas untuk kulit si kecil dan obat nyamuk yang semprot bisa terhirup ke pernapasan atau residunya menempel di sprei kasur, bantal dan lantai

8. Sedia bubuk Abate untuk dibubuhkan di bak mandi dan bak penampungan air lainnya jika bak penampungan air tersebut susah dikuras sehingga jentik nyamuk tidak berkembangbiak. Mudah
didapat di apotek dan harganya murah kok.

9. Tanamlah tanaman beraroma khas yang nyamuk tidak sukai di pekarangan… lumayan biar kalau lagi nongkrong di depan rumah ga dikerubutin nyamuk. Tanaman apa ya? Seperti sereh, lavender, hmm..mungkin ada yang tau lagi tanaman apa? Atau tips lainnya?

P.s. makasih Om Nikko Sunshine yang udah ngasi Kalki dan Vin ikan cupang 2 pasang.. semoga jentik nyamuk habis dibabat 😀

Nah para ayah dan ibu yuk jaga kesehatan si kecil dan keluarga dari nyamuk
.. mudah-mudahan bisa dari rumah sendiri lalu ke tetangga dan ke lingkungan lebih luas lagi.
Dan semoga kita bisa terhindar dari penyakit yang dibawa dan ditularkan oleh nyamuk.

Oh ya just fun aja… makasih untuk cicak dan kodok yang makan nyamuk hehehehe..
tolong pertahankan agar nyamuk nggak merajalela karena kakinya kakak Kalki bentol dan gatal-gatal nih digigit nyamuk.

♡ Intan Rastini

Advertisements

Thank you for reading my post, hope you enjoy it. Please... don't type an active link in the comment, because it will be marked as a spam automatically. I'd love to visit your blog if you fill the "website" form :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s