Cukur Rambut sampai Gundul

Ini kedua kalinya Kalki digundul, yang pertama saat dia berusia 14 bulan lalu yang kedua ini menuju usia 18 bulan yang hanya tinggal beberapa hari lagi saat digundul Kamis, 27 Nov kemarin.

Yang pertama kali, mama sendiri yang cukur rambutnya saat dia tidur, waktu usia 14 bulan dulu dia tidak seaktif sekarang. Sebelumnya memang udah dipotong pendek-pendek rambutnya Kalki sehingga waktu mama mau cukur udah lebih gampang. Trus pas udah selesai, jadi kejutan buat papa bahwa Kalki udah plontos. Kalki udah 4 kali di cukur, semuanya dicukur di rumah oleh orang tuanya, belum pernah di tukang cukur rambut. 2 kali di skin-head di samping telinga sampai ke belakang aja seperti tentara, dan 2 kali digundul.

Waktu sesi cukur rambut kali ini dilakukan berdua dengan papa. Pertama digunting dulu rambut yang panjang oleh papa, lalu setelah rambutnya pendek-pendek, baru dicukur dengan pencukur (1 set silet dan gagang) baru.

Kalki awalnya risih digunting rambutnya, tapi dia didudukkan di kursi anak-anaknya dan sambil nonton TV saat dia mau agak anteng. Karena Kalki nggak pakai baju, cuma clodi aja, setelah rambutnya dipotong kadang dia ga suka rambut berjatuhan di badannya, bikin gatal. Jadi dia lari ke sofa lihat ke luar jendela, dan papa mengikuti dia dengan terus mencukur. Sampai mama juga mangku dia supaya duduk anteng di depan TV lagi. Trus waktu akhirnya dia mau diem dengan dikasi main air dan tisu yang dia celup-celupin ke baskom, juga dikasi pegang gagang silet tertutup. Selesai cukur, baru mandi sore sampai bersih dari rambut.

Kami cukur karena Kalki sering sumuk, kepanasan dengan rambut belakangnya yang udah panjang ke leher. Sering kali dia keringatan sampai rambutnya basah keringat! Eh, ternyata setelah dicukur, di kulit kepalanya ada keringet buntet, kasian.

Besok Kalki akan berusia tepat 1,5 tahun. Mama doakan ya semoga sehat dan kuat…
Mama dan adik juga berharap persediaan makanan disini untuk kita sekeluarga meningkat. Mama dan adik butuh banyak makan tapi kami lagi di saat-saat susah. Oma dan Opa udah kirim susu dan biskuit untuk kita, makasih banyak ya opa dan oma… Kami sayang kalian. Semoga Kalki dan adik sama-sama tumbuh optimal, sehat, kuat dan perkembangannya bagus. ♥♡

Sang Hyang Widhi tolong lindungi kami,

Om Trayam bhakam ya jamahe,
Sughandim pusthi vardhanam,
Urvaru kham iva bhandhanat,
Mrtyor mukhsya mamrtat.

Advertisements

Thank you for reading my post, hope you enjoy it. Please... don't type an active link in the comment, because it will be marked as a spam automatically. I'd love to visit your blog if you fill the "website" form :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s