Ketika Kalki Haus

Ceritanya malam itu Kalki mama kasi camilan biskuit Marie susu, dan dia suka. Biskuitnya disimpan di lemari es bagian atas (freezer). Mama juga ikutan nyemil, jadi setiap mama abis, ambil biskuit lagi di freezer dong.. Kalo Kalki minta dia bakalan berdiri ke arah kulkas dan liat ke atas ngerengek minta diambilkan biskuit.

Kok ya kebetulan gelas minum spoutnya Kalki itu ditaruh di atas lemari es dan itu keliatan mata, kok (soalnya di atas kulkas, bukan di dalamnya). Suatu ketika Kalki ngerengek ke papanya, tangan papanya ditarik-tarik sama Kalki. Dia ngerengek-rengek narik papanya ke arah lemari es. Setelah papanya bangun menuju lemari es, dibuka bagian freezer untuk ambil biskuit Marie lagi. Setelah itu biskuit diberikan ke Kalki, eeh tapi Kalki malah marah, dan rengekannya tetep aja sambil biskuit itu dibanting ke lantai!

Kami pun jadi bingung kan… Kenapa kok udah dikasi biskuit lagi tapi marah dan malah masih ngerengek gitu ke arah lemari es. Papanya sampai nggak abis pikir dan membiarkan Kalki, kira-kira katanya “ya udah, kalo ga mau biskuitnya, jangan dibanting!” Trus papa pun berlalu meninggalkan Kalki sambil melahap biskuit yang jatuh di lantai tadi.

Lalu pekak yang tadinya ada di dapur beranjak keluar sambil memegang mug-nya. Saat di ambang pintu, Kalki menghampiri pekak dan meraih mug tersebut. Pekak yang tangannya memegang mug ditarik oleh Kalki dan pekak pun menuruti dengan mengarahkan mug-nya ke mulut Kalki.. Glek.. Glek.. Glek.. Air di dalam mug diteguk oleh Kalkidot cukup banyak!

Mama dan papa akhirnya jadi ngeh! Oooohhhh ternyata dia minta air minumnya yang di atas lemari es itu!!! Karena makan biskuit Marie itu bikin keseretan lama-lama ya, jadi dia haus, dong! Astaga! Ya udah papa pun ngambilin air minumnya itu yang di atas lemari es, tapi kayaknya dahaga Kalki udah hilang, ehehehem.

Papa dan mama jadi merasa bersalah banget karena nggak bisa ngerti maksudnya Kalki. Terutama papa, hehehehe karena udah sempat hampir kelabakan untuk cari tau maunya Kalki yang marah banting biskuitnya ke lantai. Mama artikan: “aku nggak butuh biskuit lagi!!! Aku hausssss taauuu, pa!” Hahahahaha…

Ayo coba ngomong “mimik” dong kalo mau minta minum, Ki.. Jangan ngerengek aja, kami kan ngga ngerti artinya. Kalki sih, belum fasih ngomong “mimik”… Paling lancar ngomong “papa”, “mama”, “kakak”, “aem”, dan “daadaah” aja, sih. Sama “cicaaak!” kadang kalo lagi antusias liat cicak.

Ρ.S Sekarang Kalki udah nggak nyusu mama lagi, kalau haus dia minum air putih, kami juga sampai nawar-nawarin dia minum air putih supaya Kalki cukup minum air. Saat pagi dan sore minum susu untuk anak 1 tahun ke atas.

Advertisements

Thank you for reading my post, hope you enjoy it. Please... don't type an active link in the comment, because it will be marked as a spam automatically. I'd love to visit your blog if you fill the "website" form :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s