Quick Updating Kalki 14 Mo’s

Hiiii…! Me and Kalki had been to Surabaya, so while we were goin’ back living in the village… It’s time to “back to routine”, maybe? Or is it what we call as “normalization” hahaha.. How come? We’ll get used to it…

Haiiii….! Aku dan Kalki telah berlibur ke Surabaya, lalu saat kami kembali tinggal di kampung…. Inilah saatnya “kembali ke rutinitas”, kali? Atau apakah ini namanya “normalisasi” hahahahahahaha…. bagaimana bisa? Kita akan terbiasalah…

Okay, right then… This is QUICK UPDATING KALKI, right? Oh yeah 😀 (laugh please)

Oke, baiklah… Ini PENGABARAN BURU-BURU KALKI, betul? Oh iya 😀 (silakan tertawa)

Sebelum aku cerita tentang proses yang aku alami menjadi seolah-olah single mother di Surabaya (maaf mamoth, ayah dan Ryandi 😛 kalian lumayan asik sendiri kan hehehehehe salam damai!)… Ya enggak lah! karena rasanya kan aku baru jadi orang tua jadi bawaannya masih antusias ke lain hal padahal harus ngublek (fokus) di pengasuhan anak.

Saat sendiriku adalah saat yang menyenangkan karena aku bisa menemukan diriku sendiri dan menikmati hidup, ya katakanlah seperti itu lagunya.

Tapi aku akan bicara mengenai perkembangan anakku di usia 1 tahun lebih 2 bulannya…

  1. Maemnya Kalki udah mulai makanan keluarga yang dilumatkan seperti lauk tempe atau berkuah seperti nasi dan sup. Dan kadang kalau untuk daging ayam aku lumatkan dengan cobek. Misalnya hari ini, Kalki makan soto, lho! 😀 Sotonya buatan mama Kalki sendiri, aku uleg bumbunya dari resep buku “MPASI Perdana, Cihuy” sengaja bikin bumbu 2x dari porsi resep agar bisa aku simpan untuk buat soto besok-besoknya lagi heheheh, ya ini hari ngabisin bumbu soto homemadeku, yup. Aku pertama buat soto saat oton keduanya Kalki lalu bikin lagi besoknya, dan hari ini. Sebelum bumbunya habis aku sempat coba campur bumbunya sup bening sayur bayam dan wortel agar ada rasa-rasa sedapnya dari glutamat alami, gitu. Lalu saat aku sempat bikin ote-ote atau bakwan, aku kasih ke adonan terakhir, buat ngincip aja apakah rasanya kayak samosa. Aih, beda kali ya! 🙂
  2. Kalki udah bisa jalan tepat sehari sebelum 2 otonnya dia. Mama dan papanya senang sekali, dan Kalki pun juga jadi suka pakai sendal n’ sepatu, karena kami ajarin juga sih cara pakainya… hehehe good good Kalki :-*
  3. Setelah 2 oton, rambutnya Kalki udah aku cukur jadi plontos 🙂  yep, di rumah aku cukur sendiri saat dia tidur, dan pas dia terbangun aku lanjutin dengan mendudukkan dia di pangkuanku di depan cermin lemari lalu aku mulai cukur pelan-pelan, sambil ngasi dia pegang cukur yang masih ada segel tutup transparannya (kebetulan cukurnya pakai Gillette Daisy hihihi) supaya dia teralihkan dan mau anteng tenang gitu. Pasti ini adalah penyesuaian baru bagi kami semua di rumah hehe, kepala yang gundul kan ngeliatnya licin gitu jadi suka khawatir kepentok, kejedot atau kena panas, kena angin, ya… begitulah rasanya khawatir, lho! Tapi setelah sukses nyukurin rambut anak sendiri sampai licin gundulnya itu puas dan seneng.
  4. Kalki mulai minta maem sendiri, megang-megang sendok, menyendok makanan dan menyuapkan ke mulutnya sendiri. Kalau makan buah atau kue sih dia emang suka pegang sendiri, tapi untuk makanan utama mama yang suapin soalnya takut kecer-kecer dan mama nggak ngatasi ngejar dia biar nggak kemana-mana sambil bersihin tumpahan makanan yang berceceran… hufffff
  5. Kalki suka malu-malu kalau ada tamu atau Dipa main ke rumah, karena pas kalo ada orang ke rumah dia pengen tau tapi untuk deketin atau kenalan agak malu-malu kucing deh…
  6. Interaksinya terhadap hal-hal baru semakin penasaran, ditambah dia bisa jalan, jadi aku sekarang mesti ekstra sabar ngejagain dia, supaya dia tau undakan atau lobang di saat dia melangkah. Huhuhuhu sayangnya kemarin Kalki jatuh saat aku titipin supaya dijaga pekaknya karena aku perlu ngerjain cuci piring, huhu dan aku ngga liat dia jatuhnya gimana n’ kenapa jadi ngenes aja liat bibirnya jontor karena luka fiuuh! Sabar… sabar… sabar… kata papanya Kalki, mungkin Kalki mau coba jalan cepet-cepet jadinya jatuh dan pekak ngga bisa ngejar lebih cepet untuk mencegah jatuh. Hiksssss….
  7. Kalki udah bisa panggil papa dan mamanya. Udah bisa bilang “bapak”, “pak”, “bak”, “tatak” mungkin maksudnya katak, “cak” mungkin maksudnya cicak, “mbah”, “akak” mungkin maksudnya kakak. Pas ketemu pekak jadinya si Kalki bukannya manggil “pekak” malah manggil “bapak” ssseeetttt dah…! Udah diajarin supaya mengulang kata “pekak” eh jatohnya bilang “bapak” lagi 😀 mungkin karena dengar papa dan nininya bilang “pak”, “bapak” ke pekak. Untuk huruf vokal selain “a” dan kayaknya “e”, kalki bisa “u”… next “i” dan “o” ya, Ki! Kalau aku tanya, “Adek siapa namanya?”
    Kalki bakal jawab “kah” kayaknya dia masih berupaya banget bilang “ki”-nya
  8. Udah terus dicoba latihan pipis/buang air kecil di toilet alias toilet training dan udah mandi di kamar mandi, karena sebelumnya selalu mandir di tempat cucian, coy! Kalau untuk membiasakan dia bilang saat mau kencing atau pup/eek kayaknya masih diusahakan, ya… Agar Kalkipo bisa lepas popok nih… kalau istilahnya Oma mamoth itu ditato hihihih.. alias dibiarin pakai celana aja, tanpa popok lagi.

Sorry still no latest photo ya. Ciao! Make it quick whuzzzzzz….

Ayo merayakan WORLD BREASTFEEDING WEEK oleh WHO besok 1-7 Agustus 2014, yuk… Berikan Breastfeeding support atau dukungan menyusui 🙂

Oh ya dan selamat Lebaran mohon maaf jika ada salah kata dan jika kurang berkenan di hati.. Masih suasana Idul Fitri, nih. Bang Rieqbal, ntar aku main ke rumah ya… mau opooor n’ bihun cumi yuuummmy… hehehe kalo abis, tolong dibuatkan lagi dums. Thankyou mwuah mwuah kecup, peluk sayang.

Ini foto lama, ya... pas tanggal 31/10/2013 maaf belum bisa masukkin foto terbaru karena HP ganti dengan HPnya Mamoth yang Nokia Asha nih

Ini foto lama… pas tanggal 31/10/2013 saat Kalki 5 bulan. maaf belum bisa masukkin foto terbaru karena HP ganti dengan HP-nya Mamoth yang Nokia Asha nih. Sorry, For Breastfeeding Support only! Karena seiring bertambahnya usia si kecil, tantangan menyusuinya beda lagi. Semangat!

Advertisements

2 thoughts on “Quick Updating Kalki 14 Mo’s

  1. Kalki, you are very smart! Really glad to read through this blogpost knowing her progress. Really hope we can meet Mak Intan and Kalki. :(((
    And sorry sorry sorry for the very very very late blogpost on Dear Husband. I haven’t found any idea on what to write about.. 😦

    • Thankyou Auntie Gracie… If we go to Yogya, we want to meet you with Ubii :>
      Hmmm, how about telling what do you adore about your husband or what activities you guys really enjoy doing through you marriage? 🙂 Hey, tell me when you’ve finished your story, okey!

Thank you for reading my post, hope you enjoy it. Please... don't type an active link in the comment, because it will be marked as a spam automatically. I'd love to visit your blog if you fill the "website" form :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s