Ekstrak Seledri untuk Rambut si Kecil

Hari ini Hari Buruh Internasional yah? Oh iya… Samaan dengan perayaan Hari Jadi Kota Surabaya, kalo ngga salah… Hmmm kota kelahiranku silam (-̩̩̩-͡. –̩̩̩͡ ) Happy Anniversary ya…! Semoga semakin berkembang dan maju ke arah yang lebih baik.

Baiklah, kemarin aku masak nasi goreng udang dengan sayur campur-campur hehehe itu fotonya ada di kolase 4 foto perayaan ulang bulan Kalkiboy ke-11… Sambil memasak nasi goreng tersebut, aku juga mendapatkan seledri. Biasa pedagang sayur keliling disini sering menjual sayur sup dalam satu wadah plastik. Satu bungkus plastik transparan ukuran 2kg itu berisi sayur-mayur pilihan untuk membuat sup: wortel diiris, sawi hijau beberapa, sawi putih secukupnya, kurang lebih 1/8 kubis, kentang iris, 2-3 kuntum kembang kol, 2 batang buncis, dan terutama yang selalu aku cari adalah 1-2 tangkai seledri!

Seledri itu akan digunakan buat apa? Tentu saja buat campuran sayur sop! Supaya harum, kan? Tapi bagiku seledri itu bisa direbus lalu airnya bisa diminum untuk menurunkan tekanan darah. Selain itu karena sudah ada si buah hati, daun-daun seledri yang paling terkumpul 5-6 helai itu sangat berarti untuk aku tambahkan di dalam bubur MPASI-nya Kiboy (๑ⁿ⌣ⁿ๑) hiuhihihi! Bikin sedap dan harum lhoooo… Try it! Bisa ditambah di saat membuat bubur nasi tim, atau dikukus terpisah lalu setelah matang dan layu seledrinya dicacah dengan pisau di atas talenan, taburkanlah di atas bubur MPASI si kecil yang sudah siap disajikan *ThumbsUp* Yiiiaaayy (•ˆ⌣ˆ•)/!!!

Tapi yang aku bicarakan disini, nih seledri mau aku buat sebagai ekstrak! Ya, untuk ngelumuri kepalanya Kalki yang udah dicukur setengah plontos kayak anak punk – atau Tukul Arwana, eh?! – hehehehe… Gimana caranya?

Sempat aku tanya ke Mbak Deasy, (saat itu) mamanya si new born baby girl bernama Jasmine, dia memberi tau supaya seledri dipotong-potong trus ditumbuk dikit lalu rendam di air cukup lama. Setelah itu air rendaman seledrinya balurkan ke kulit kepala dan rambut si kecil. Nah, cara seperti ini lebih segar alias fresh seledrinya. Dan aku sudah mencobanya juga ke Kiboy, hihihi… Tapi sayang air seledrinya ga bisa disimpan karena cepat berbau dan agak berlendir, yuck! Saat nanyain caranya Mbak Deasy bikin ekstrak seledri ini udah cukup lama. Lah waktu aku mau konfirmasi lagi, BBM kontaknya udah kaga bisa dikontak lagi, ngga tau deh.. Hummmm…

Anyway, caraku yang sekarang (kemarin praktik eksperimennya) ini aku coba adalah: 1. Siapkan seledri segar beberapa tangkai
2. Cuci seledri di bawah air keran/ air mengalir
3. Rebus air secukupnya dengan panci kecil, hingga mendidih
4. Sembari menunggu airnya matang, potong kasar seledri sesuai selera hingga berbentuk kecil-kecil
5. Setelah air “umub” atau blukuthuk-blukuthuk (pinjam istilahe wong jowo 😀 hehehe) masukkan potongan seledri tersebut
6. Kecilkan api kompor, biarkan air menyusut tinggal setengahnya (mirip cara bikin kaldu, yah)
7. Setelah air berubah warna jadi hijau, matikan kompor dan biarkan air ekstrak seledri mendingin
8. Air ekstrak seledri silakan dituang ke dalam botol penyimpanan untuk digunakan ~

Nah, itu dia caraku mendapatkan ekstrak seledri (foto terlampir di bawah ini), jika ada yang memiliki cara lebih baik dan ampuh untuk menumbuhkan atau melebatkan rambut si kecil silakan share bersama-sama ya para bunda… Bagaimanapun, setiap bayi itu berbeda, dari bawaan lahir, genetiknya dan pengaruh saat masih dalam kandungan ;).

Ρ.S maaf karena tidak tahu sampai kapan bisa awet, air ekstrak seledri ini harus sering-sering dan cepat digunakan, otomatis lain kali masak air seledrinya sedikit-sedikit aja ya, tapi 2 hari sekali.. Pffiuuh.. Aku menggunakan untuk kepala dan rambutnya Kalkipao sebelum mandi, lalu saat setelah keramas aku balurkan lagi dan dibiarkan aja meresap dan kering sendiri tanpa dilap atau diseka handuk lagi. Begitu… Semoga berbagi pengalamanku ini bermanfaat ^^

Advertisements

5 thoughts on “Ekstrak Seledri untuk Rambut si Kecil

  1. Rajin banget bikin ekstrak seledri sendiri. Keren! Saya sih pakai yang cepet aja untuk kelima anak saya, Zwitsal Hair Lotion. Heuheuheu, praktis, tinggal tuang dan usap. Wanginya juga suka banget #emakmales :))

  2. @Mbak Mia: Makasih mbak Mia atas saran minyak kemirinya. ke blognya Mbak saya udah mampir, tapi tulisannya panjaaaang juga yah ^^ leave commentnya jadi left behind huhuhu

    @Mak Sary: Iyah Mak, samaa aku juga sedia Zwitsal duluan, belakangan ini juga bikin ekstrak seledri kok 😉

    @Mak Susanti Dewi: silaka dicoba semoga berhasil 🙂 sama-sama mbak

    @MakPuh Indah Juli: hihihihi kompakan deh sama Mak Puh, tapi ngga mau kompakan malasnya hehehe *salim*

Thank you for reading my post, hope you enjoy it. Please... don't type an active link in the comment, because it will be marked as a spam automatically. I'd love to visit your blog if you fill the "website" form :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s