Kalki Makan Nasi!!!

Halo sinar mentari pagi! Hari ini aku kembali yoga, seperti biasa peregangan pemanasan dan Surya Namaskar 3 kali putaran dengan tempo cepat kira-kira sesi ini hanya selama 15 menit.

Di hari ini pula, mama bear hehehe… Begitulah aku menyebut diriku jika anakku aku anggap boneka Teddy Bear, hihihi dari nama pak presiden Theodore Roosevelt yang senang berburu itu ya, lalu didedikasikan dan populer menjadi nama boneka-boneka beruang sebagai “Teddy Bear”… Hmmm, beda. Kalau Kalki sih, honey bear. Kenapa? Karena mamanya suka minum air madu saat hamil Kalki 🙂 as simple as that. Dan kebetulan juga mama bear juga suka Winney The Pooh and friends (dulu pas SD udah nabung uang saku sampai terkumpul cukup untuk diantar Mamoth ke Jembatan Merah Plaza beli boneka beruang Winney The Pooh). Dan kebetulan juga dulu waktu sekolah di SHS (Surabaya Hotel School), pernah punya teman baik bernama Winny :D. Bagaimana ya kabarnya Mbak Winny Hera dari Lumajang saat ini? Hmmm… Kangen :’)

Oh ya, lanjut… jadi di hari ini pula si honey bear Kalki makan nasi – yup, betul Kalki sudah makan nasi – hangat yang ditekan-tekan sedikit dengan jari supaya lumat oleh mama bear. Trus lauk dan sayurnya apa? Kuning telur dan bayam cincang.

Jadi mama cuci tangan dulu yang bersih ya, sebelum menyuapi si kecil dengan tangan 🙂 setelah itu barulah campurkan sayur cincang dan lauknya ke atas nasi, lalu ambil porsi nasi secukupnya, tekan-tekan dengan jari-jemari hingga lumat, lalu ambil sedikit lauk dan sayurnya (silakan dikira-kira sendiri sesuai kebutuhan dan kapasitas suapan ke mulut si kecil).

Awalnya si hon bear menolak ditawari kuning telur dan bayam cincang, tapi mama dikasi papa “tum” (makanan khas Bali nih, dari daging babi) yang dikukus (hampir-hampir seperti pepes, beda dikit doang) dengan daun singkong dan daun salam dengan bumbu: bawang merah, bawang putih, isen (laos/lengkuas), kunyit, cekuh (kencur), jahe, kemiri dan sedikit garam. Tasty tapi bumbu rempah standar yang alami with No MSG ya 😉 makanya Kalki boleh makan itu dan diapun suka, apalagi ditaburi bawang merah dan bawang putih goreng yum yum yum (ˆڡˆ) Astungkara Kalki makan dengan lahap, terus makan yang semangat ya sayang, kayaknya kamu udah ngga mau bubur dan yang hambar-hambar lagi nih ƪ(˚ε°)ʃ *shrug*.

Selamat menikmati Manis Galungan semeton sedharma~

Ρ.S. Saat Manis Galungan yang lalu kayaknya si Makciek dan Iqbal juga bersama Budhe Dewi dan Kakak ayu mampir kemari ϑέčĥ berbonceng-bonceng motor hehehe… Surprise banget itu, iya soalnya aku lagi nyuci popok dan clodinya Kalki yang segambreng pas dia memasuki usia 5 bulan hihihihi 😀

Manis Galungan ini mah, papanya Kalki yang kerepotan nyuci pakaian dan clodinya hon bear. Ciao!

Selamat Hari Raya Galungan

Hi, hello… This is my time to update my blog ^_^

~Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan~

Yeap, today I’m quite tired… So let’s just sleep now O.o

Actually, I’m not that sleepy although my body n’ my mind feel tired…

This Galungan day is felt different. Way very different. Maybe because Kalki is getting old, and me too… And Kalki’s papa too? Hehehehe.. (‾⌣‾)♉

Kalki wasn’t with us when we prayed together to the temples in this village, but he was asleep. Yes, asleep because he was up at about 4 am WITA (local time).

So after we prayed from temple to temple, we got family guests… And who were they? Alright, if I’m not mistaken… The first time who came was Tante Ayu, Om Nick, Rania n’ Kinara. And then, Opa Ketut, Oma Shanti, Om Ai and Om Io (they are twins), and then Kumpi Keri, Tante Keri and Tude Jaya after that Mbah Arya came (me and papa almost always call her as Mbah Cakup-cakup Balang hehehehe because she sings about Balinese traditional song for kids “Cakup-cakup Balang”). And then Om Gio, Tante Hera and Gio…

That’s all… Thank you for coming for this Galungan 🙂 I’m sorry because I’m a bit tired by the sunshine heat and maybe I’m not better than the Galungan day before – which was very merrier than this year 😥

Nice to see you again.. And oh yeah, Om Gio is going to go to Europe tomorrow… Hmmm, how lucky he is he could see Italia, Spain, U.Ƙ. Etc! Wonderful!

While when I asked Tante Hera about Lactation Counselor Training by AIMI in Bali Med she doesn’t know about it, because she has moved to a clinic 😦 I wished I could attend the Lactation Counselor Training in the first week of May before…

I’m sorry, about the picture I could present here, Kalki is just curious about the penjor.
Oh by the way, we are in yellow because we like banana. Yes we love cartoon Curious George and it’s very funny to watch the both movie and TV serial 🙂 but, we don’t watch TV again because we don’t have one.

Bubuh di Hari Penyekeban Galungan

Today I woke up in the early morning, while breastfeeding my baby Kalkiboy.. What I did was only online through my Blacberry Gemini 😀 sigh!

Sorry, Kalki your mama was too busy typing and a little bit ignoring you, oh dear, I beg your apology.

And then after you finished your breastfeeding time you went asleep again, but mama had to get up. Hiksss… Yeap, get up and went to the kitchen for boiling water, cooking you some enough porridge of red rice, and then I dunno… These days some small stuffs made me tired 😦

I would say: Enough is ENOUGH! please oh please…

Quick Updating Kalki 11 Months

Inilah data yang belum juga sempat dimasukkan ke software WHO Anthro 🙂 (karena laptopnya telah direparasi ayah dan meskipun udah bisa digunakan, ayah udah menginstalasi PC di rumah heheheeheee tapi tapi tapi… Tetep kangen laptop il mio greenod 😛

BB: 10,7 kg
LK: 48 cm
PB: 80 cm;

Ini kelanjutan saat si beruang madu bermain puzzle merak, dia belum bisa main puzzlenya hihihi… tapi dia udah belajar berdiri. Jadi sambil main puzzle kadang dia mencoba berdiri, setelah berhasil berdiri Kalki pun bertepuk tangan girang, seakan berkata “horeeeeeee”… Sebagai bentuk apresiasi mama kepadanya, mamapun ikut bertepuk tangan dengan senang :D.

Sebelum-sebelumnya, Kalki juga belajar berdiri sambil minum air putih, sambil memegang cermin dan selanjutnya dia belajar berdiri dengan menyeimbangkan tubuhnya sendiri :). Congratz baby boy!

Lalu malam ini – saat Sugihan Jawa (rahinan pembersihan diri dan sanggah mrajan) untuk menyambut hari raya Galungan … Kalki mencoba untuk berjalan beberapa langkah, dan akhirnya dia mendorong kursi bebeknya di lantai kesana kemari hihihi (•̯͡.•̯͡) sambil papanya bilang “jajeeee, jajeee…” Maksudnya ini ceritanya Kalki lagi jual kue, gitchu (>̯-̮<) uuuhuhuhuhuhu… Gemes.

Trus karena aku punya laundry basket eeehmmm semacam keranjang untuk pakaian yang akan dicuci tapi dibuat wadah mainannya Kalkibot… Ehehehehe… nah, kebetulan juga keranjangnya itu ada roda kecilnya… Jadi ya gitu deh! Sama seperti kursi bebek tersebut, laundry basketnya di dorong si Kibot sambil dia berlatih belajar berjalan ihihihihih… Nah kalo ini mamanya yang berimajinasi bahwa Kibot sedang naik mobil (tepatnya dorong mobil-mobilan) saat mendorong laundry basketnya kesana kemari hahahahahaha (^▼^∫ƪ).

Aseeek belajar jalan tanpa baby walker, yah, nak… Maaf.. Mama papa ngga bisa beliin kamu baby walker, sayang. Jadinya mama paling seneng buat nitah kamu. Maksudnya, dititah dengan dipegang di bawah ketiak dan bahunya sambil membiarkan dia mencoba melangkahkan kakinya :).

Love you, honey bear Kalki ♥ C(•ټ•)Ɔ ♡
See ya later… Mama bear is preparing for Galungan… Bye bye (˘⌣˘ʃƪ) (ɔ ˘⌣˘)˘⌣˘ c) Mama and Papa always cherishing your baby steps and progress, dear honey.

Saat si Kecil Beruang Madu Bermain Puzzle Merak

Apa yang terjadi? Hehehe puzzlenya berantakan! Lha si kecil honey bear belum mengerti, sih. Tapi dia masih antusias, ya tetep memunguti piece by piece potongan puzzlenya 🙂

Oh anyway, ini puzzle kayu, bergambar merak ada susunan alfabet a-z dan angka 1-9 ya? Hehehe emaknya pun lupa sendiri! Setiap alfabet ada dalam deretan ekor berwarna khusus yaitu warna kuning dan biru, lalu untuk angka di deretan ekor merak berwarna merah. Kalki belum belajar a-b-c-d dan 1-2-3 tapi dia lagi inisiasi dengan puzzle merak warna-warninya aja :D.

Yang penting happy and fun! Trus setelah puzzle diobrak-abrik, dibolak-balik papannya dan potongan puzzlenya tercecer apa yang terjadi lagi? Dia malah ambil senternya opa! Hahahaha.. Nah setelah itu senternya diajak nemenin dia main puzzle. Kadang diutak-atik… Eng ing eng… Kenapa senternya, nak?

Hahahaha. Ini baru melihat anak sendiri yang bisa bikin *ROTFL* alias Laughing On The Floor Rolling? Eh, sorry! Kebalik! I mean, Rolling On The Floor Laughing!

Find it ur self next, what Kalki did while playing his peacock puzzle 🙂 hmmmmm… Can’t wait for his honey bear progress ;).

Ρ.S. Oh yeah, Iqbal, Kalki’s cousin also has the similar puzzle with turtle design because Kalki had given him as a gift, so we have two different design puzzle but still about alphabetic n’ numeric (same) wooden puzzle 🙂 niceeee… We could play together and have a bit of competition of arranging puzzle, Bal!