Saat Pemilihan Legislatif Indonesia 2014 (9 April) Tiba

Di Bali…, tepatnya dusun Angkah, Selemadeg Barat, Tabanan… Ada seorang bocah berbaju baru berwarna merah (yang mamanya beli secara online, dibayarin oleh mamothnya heheheh trims a bunch, mamoth *hugs*) dengan motif unyu minyu Despiscable Me yang filmnya lagi nge-hits! Dan kebetulan film Depiscable Me 2 bersound track “Happy” oleh Pharell-nya N.E.R.D yang mamanya sangat mengidolakan artis/musisi sexy berkulit gelap tersebut… Btw, back to the bocah cenik alias kecil.. si Kalki sibuk main sama seplastik kerupuk putih dari Sidoarjo yang dibawa oleh opa dan oma 🙂

Oh yes, mama Kalkipo suka dengan kerupuk putih klasik tersebut! Biasa kalo di Jawa tuh suka dijual oleh pak kerupuk keliling langganan. Biasanya kami di rumah beli untuk isi satu stoples plastik besar.. Barang 2000 atau 5000 perak. Lalu kalo beli rujak manis, rujak cingur dan gado-gado, lontong balap, ketoprak (eh? Kok nyambungnya ke Jakarta sih?!)… Tak lengkap banget rasanya tanpa ada yang krispi-krispi alias kerupuk! We love crackers and cerupuk eh KERUPUK! Kerupuk putih, kerupuk udang, kerupuk upil, kerupuk beras semanggi Surabaya, kerupuk puli, kerupuk rambak, you mention it, baby!

Eh, kangen juga sama kuliner Surabaya yang khas akan bumbu kacang, petis… Dan SEMANGGI Surabaya! Alias daun 4 clovers! Aduh, itu sayur enak bangetsssss dipadukan dengan bumbu kacang mantap, dan tak lupa juga laah.. Kerupuk berasnya yang berwarna kuning lebar-lebar itu lhoooo! Dimakannya biasa di atas sepincuk daun pisang (ˆڡˆ).

Udah ah kangen-kangenannya (T___T) hiiiikssssssssssss…. C’mon I wanna escape from Bali to Sidoarjo-Surabaya *melebarkan sayap tak berbulu -alias kedua tanganku sendiri*

Sidoarjo dan Surabaya itu panas karena daerah pesisir. Otomatis, mereka mengembangkan makanan khas yang dijemur-jemur begitu seperti kerupuk. Selain itu mereka terkenal akan olahan udangnya! Pantaslah saja kalo ada yang namanya PETIS! Terasi udang juga mungkin ya? Makanan khasnya banyaaak. Ada lontong kupang, ada rujak petis, ada apa lagi ya… Hahahaha udah ah! Aku jadi ngiler sendiri *menyedihkan*. How pathetic (˘o ˘”)!

Karena, foto yang dikirim ke blog via e-mail tidak bisa di-attach bebarengan kalo mau fotonya ditampilkan besar di blogpage, jadi aku sedang effort kirim one-by-one. [To be continued]

Advertisements

Thank you for reading my post, hope you enjoy it. Please... don't type an active link in the comment, because it will be marked as a spam automatically. I'd love to visit your blog if you fill the "website" form :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s