After Nyepi…

Masakan papa kemarin setelah Nyepi adalah…. Mixed veggies and omelette telur ayam kampung~

Tahun ini adalah perayaan Nyepi pertama yang berbeda karena bersama Kibuoy 😀
Mana bisa mengondisikan anak bayi supaya menyepi, diam dan melakukan tapa brata? Nah lho! Nggak bisa kan? Ya dia kan belum ngerti 🙂

Jadi perayaan Nyepi kali ini adalah memetikkan sebuah hikmah:

1. Amati geni: mematikan api, nafsu angkara yang ada dalam diri. Kalau masak makanan tetep jalan yah, karena kami ada bayi yang perlu diurusin hehehehehe… Nah apalagi aku masih menyusui, jadi sementara waktu aku tidak berpuasa dulu dari makanan. Hanya berusaha mematikan api yang ada di hatiku saja, itupun rasanya tidak mudah.

2. Amati karya: bukannya tidak bekerja sama sekali, karena hidup tidak bisa terlepas dari bekerja. Namun khusus pada hari raya Nyepi kami bekerja untuk diri sendiri, melayani diri sendiri untuk melaksanakan hal-hal yang vital. Tentu saja Kalkiboy sebagai anak kami tetap minta perhatian dan butuh dilayani, sebagai orang tua itulah tanggung jawab kami. Aku juga sempat ngejot/mebanten nasi saat hari Nyepi, kok. Jadi kami tidak bekerja untuk mencari nafkah dulu sementara 🙂 Nyepi benar-benar saat beristirahat dari segala rutinitas keduniawian dan saatnya melihat keluar dari dalam hati yang jernih alias kontemplasi?

3. Amati lelunga: tidak berpergian… Kami tinggal di rumah seharian tapi tidak memutus kemungkinan jikalau dalam saat genting kami harus keluar rumah.

4. Amati lelaungan: tidak berpesta pora? Terlalu bersenang-senang? Atau istilahnya bergembira ria 🙂 saat Nyepi adalah saat pergantian tahun baru icaka warsa… Bukan berarti kami harus merasa bungah… Justru hari Nyepi lah saatnya merenung dan introspeksi 😉

Itulah yang disebut sebagai Catur Brata Penyepian yang dilakasanakan pada hari Nyepi 🙂

Kalau hari setelah Nyepi namanya apa ya? Tapi biasanya ada ritual “Ngembak Geni”.
Nah, pada hari Ngembak Geni ini papa akhirnya turun ke dapur menyapu bersih stok sayur di lemari es ehehehehe… si mas master chef turun tangan memasak! YEAY! Aku pun meladeninya menjadi co-cook, cihuuuyyyy! (•ˆ⌣ˆ•)/

Diicip-icip… Yum! Masakannya enak! Seperti spicy egg vegetables salad~
Sedangkan untuk Kibuoy, mama masakkin bubur nasi tim+bayam+teri medan rebus (yang di Bali disebutnya “ipun”) eh, Kalki lahap maemnya, astungkaaraaaaa, nak… Makasih sayang udah suka dengan masakan mama. Dan papa, makasih udah memasak masakan yang enak buat mama, sering-sering masak lagi ya, pa! Hihihihuhuhuhuhuhue…

Happy Caka New Year 1936 umat sedharma 🙂

Advertisements

Thank you for reading my post, hope you enjoy it. Please... don't type an active link in the comment, because it will be marked as a spam automatically. I'd love to visit your blog if you fill the "website" form :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s