Quick Updating Kalki

Tanggal 11 di desa ini adalah waktunya untuk posyandu! Kali ini giliran mamanya Kalki untuk menyajikan bubur kacang ijo untuk balita 🙂

Setelah ditimbang Kalki beratnya: 9,9kg, panjang: 71cm (ukur sendiri)

Setelah 11 hari Kalki makan makanan padatnya, dari bulan lalu cuma nambah berat 0,2kg hehehe 😀

Maaf ya mama, ayah atau Ryandi yang suka nungguin foto Kalki, kali ini belum bisa menampilkan foto terbaru Kalki disini karena bbnya rusak T_T

Jadi dari tanggal 1 Desember sampai hari ini, aku masih memperjuangkan MPASI rumahan yang bikin sendiri, dan itu sangat hangat dan menantang. Syukurlah Kalki sepanjang pemberian bubur buatan mama belum pernah menolak jadi mamanya ga tambah stress! Hehehehe…

Bikin bubur, puree atau mushed food for baby emang repot dan ribet meski aslinya gampang. Kan masak untuk bayi ga perlu enak RASANYA seperti cordon bleu yang penting layak makan untuk bayi mencakup TEKSTUR, NUTRISI dan JENIS MAKANAN, bahkan disodorin sayur atau buah potong a la metode BLW pun bisa kalo ga mau ribet masak dan mengolah makanan sampai ancur jadi lumat. Repotnya itu lebih-lebih ke masalah kebersihan dan higienitas sih, menurutku. Karena mama super rempong dalam masalah MPASI rumahan ini, mama nggak ambil-ambil foto dulu ah! Biar ga tambah rempong dan supaya higienis.

Oh ya, Kalki udah lulus S1 ASIX ya… meski 2 hari pertama kamu minum sufor, tapi sisanya full ASI… cihuuy mudah-mudahan bisa lulus sampai S3 ASIX ya, sayang… Tad astu.