Kesiapan Bayi Menerima Makanan Padat Pertamanya

Ada buklet majalah Ayahbunda tentang Makanan Pertama Bayi atau MPASI, disitu memuat tanda-tanda kesiapan bayi menerima makanan padat pertamanya, dan juga… trivia tentang “tes pisang”. Untuk mengetahui kesiapan makan si kecil, jadi tinggal sodorkan potongan pisang seukuran jari jempol si bayi. Kira-kira begitu…  Pas nyari bukletnya buat ngutip beberapa tanda-tanda kesiapan bayi, kok hilang ga tau kemana udah kesimpen atau ketumpuk buku yah?! Anyway, aku dan papa melakukan tes pisang ini ke Kalki. Kata buklet tersebut jika si bayi mengambil potongan pisang, menggenggam dan memasukkan ke mulutnya, berarti itu salah satu indikator bahwa dia siap untuk makan.

Indikator lainnya yang menurutku udah jelas terlihat pada kalki adalah,

  1. produksi air liurnya melimpah (sampe dimain-mainin dan disebul atau ditiup-tiupin lho! hehehe), bukti enzym pencernaan awal di mulut sudah siap bertugas
  2. Kalki sendiri udah bisa kecap-kecap, bagus tanda-tanda siap chewing nih
  3. Kalo liat orang makan, mukanya emang terlihat penasaran, ngeliatin lekat-lekat gitu, kadang sampai berusaha meraih ke arah piring atau sendok yang aku pegang
  4. saat aku main-main berusaha mendekatkan sendok ke arah mulutnya refleknya bagus juga: mangap. Kalo dia udah ngowoh atau ternganga sebelumnya, pas dideketin sendok ke mulutnya ntar dia bakalan membuka mulut lebih lebar. Kadang juga pernah dia nggak mangap atau malah mlengos, tapi ini lebih jarang dibanding mangap
  5. nah ini yang utama, bahwa usianya sudah cukup bulan untuk mendapat makanan padat pertamanya, selain kesiapan yang tampak, kesiapan organ pencernaan seperti usus dan lambungnya yang tidak tampak itu lah yang justru paling penting kan?

Trus, kami lakukan lah tes pisang just for fun alias secara trivial ajaa dan pisangnya ga untuk dia makan beneran…

tes pisang ini dilakukan saat Kalki usia 5,5 bulan. Tepatnya Senin tanggal 18 November 2013

tes pisang ini dilakukan saat Kalki usia 5,5 bulan. Tepatnya Senin tanggal 18 November 2013

pisangnya disodorin di atas tangan papa, soalnya udah nyoba di atas mangkok nggak diraih pisangnya malah mangkoknya yang dimainin!

pisangnya disodorin di atas tangan papa, soalnya udah nyoba di atas mangkok nggak diraih pisangnya malah mangkoknya yang dimainin!

grabbing

grabbing

sampai sini, pisangnya sempat jatuh karena Kalki belum bisa pegang dengan sempurna :)

sampai sini, pisangnya sempat jatuh karena Kalki belum bisa pegang dengan sempurna 🙂

Trus, pas pisangnya bisa dia genggam, malah diremas-remas dan jadi benyek di jari-jemarinya hihihihi… Sebelum jari-jemarinya menuju ke mulut, kami langsung lap bersih pakai tisu. Udah deh, gitu aja.

Kalo tes pisang ini dilakukan bukan untuk ngetes, tapi memang untuk membiarkan Kalki makan tuh potongan pisang termasuk baby led weaning (BLW) nggak ya…?

Advertisements