DIY Alas Ganti Popok (seperti) Mothercare

Awalnya aku lihat alas ganti popok Mothercare di majalah Ayahbunda edisi ultah ke-36. Majalah itu bagi-bagi hadiah buat ayah, bunda dan si kecil. Salah satu hadiahnya yang menarik buat baby adalah alas ganti popok Mothercare yang harganya 229rebu.. mahal amat! Emang bagus sih, ada bantalan pembatas di kanan, kiri dan bagian atas dari alas persegi panjang tersebut. Tapi aku nggak tau itu kainnya waterproof atau enggak. Aku sih pengennya yang waterproof. Lagian kalo Kalki ntar diajak jalan-jalan ke public places kan aku bakalan butuh alas ganti popok yang waterproof (biar bersihinnya tinggal lap aja pake tisu basah) dan empuk (jadi kalo ga ada tempat empuk buat ganti popok Kalki seperti di atas kasur, bisa di atas semacam meja aja tapi di alasin alas ganti popok ini). Syukur-syukur kalo ada nursing room beserta tatakan khusus ganti popok bayi, tapi di tempat umum ga semua nyediain fasilitas ini kan, trus mau gimana? Terisnpirasi dari situ makanya aku bikin aja memanfaatkan resource yang ada, lebih hemat, dan bisa sesuai selera pula! Do it yourself!

Bahan-bahan:

  1. Perlak meteran, aku udah punya dulu udah lama banget karena aku pakai buat latihan yoga, setelah beli sticky mat khusus yoga perlaknya nggak kepake deeh
  2. selimut bayi, ada selimut bayi yang udah buluk bisa dipake
  3. peralatan jahit:meteran, benang, jarum, gunting

    ukur perlak sesuai panjang bayi ya, biar ga kekecilan dan ga kebesaran buat dibawa traveling alias jadi alas ganti popok portable hihihihi

    ukur perlak sesuai panjang bayi ya, biar ga kekecilan dan ga kebesaran buat dibawa traveling alias jadi alas ganti popok portable hihihihi

Step-by-step uuh baby…

  • Step 1: Gunting perlak meteran sesuai kebutuhan, gunting dua persegi panjang yang sama.2 perlak ini udah aku gunting sejak Kalki baru-baru lahir saat kekurangan perlak, makanya salah satu lebih panjang dan aku biarin aja
  • 2 perlak ini udah aku gunting sejak Kalki baru-baru lahir saat kekurangan perlak, makanya salah satu lebih panjang dan aku biarin aja
  • Step 2: Jahit 3 sisi pinggiran 2 perlak tadi menjadi satu, dengan bagian yang untuk atas sebagai bagian luar semua. Perlakku kan warna biru untuk atas, dan bagian bawah warna abu-abu, jadi pas dijahit jadi satu bagian yang warna abu-abu disisi bagian dalam. Jahitnya bisa pakai model jahitan apa aja, garis-garis, zig-zag dll yang penting dijahit seperti jahit sarung bantal. Sisakan 1 sisi tidak terjahit dulu ya… buat diisi selimut bayinya!
  • Step 3: Ukur selimut bayi yang akan dimasukkan di antara 2 perlak yang udah dijahit tadi. Kalo selimut bayinya kebesaran bisa digunting mengikuti ukuran perlak, bisa juga seperti caraku: aku lipat pinggir-pinggirnya,
    ngepasin selimut dengan dilipat-lipat

    ngepasin selimut dengan dilipat-lipat

    untuk bagian atas aku buat lebih tinggi dengan dilipat dan diberi tambahan kain, bagian pinggir kanan-kiri aku lipat buat pembatas, sedangkan bagian bawahnya nggak aku lipat karena pertimbanganku, kalo ada basah-basah di alas ini air akan ngalir ke arah kaki nggak sampai ke badan apalagi kepala 😉 pinter-pinter memodif aja sesuai kreativitas kita.

  • Step 4: Kalo ukurannya udah dirasa pas untuk dimasukkan, masukkanlah selimut bayi tersebut buat isi alas ganti popok supaya empuk, kalo belum pas ukurannya diadjust lagi ya… setelah pas, jahit bagian tengah alas ganti popok supaya selimut di dalamnya tidak bergeser-geser, boleh dijahit vertikal, horizontal atau diagonal, terserah yaa… kembangkan kreativitas sendiri. Lalu baru jahit sisi yang terbuka.
  • Jadi deeeh! Kalo mau di-finishing, boleh digunting yang rata sisi tepian perlaknya supaya lebih rapi 🙂
    empuk, waterproof, portable :D

    empuk, waterproof, portable, made with love 😀

    test drive, baby... kurang gedheee!!! wkwkwkwkwk

    test drive, baby… kurang gedheee!!! wkwkwkwkwk

Advertisements

3 thoughts on “DIY Alas Ganti Popok (seperti) Mothercare

  1. Dulu juga pengen bgt tuh alas mothercare, tapi gak ‘tega’ belinya…. Apalagi mengingat anak pertamaku yg bongsor (tepok jidat) kalau si adik bongsor juga, bakal pakai sebentar banget hehhehe… Sayang DIY-nya telet liat, sekarang udah gak butuh lagi… Anyway, it’s a good DIY *jempol* 🙂

Thank you for reading my post, hope you enjoy it. Please... don't type an active link in the comment, because it will be marked as a spam automatically. I'd love to visit your blog if you fill the "website" form :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s