Where We Live

Setelah baca buku Menggugat Bali, aku jadi semakin sadar tempat aku tinggal ini kompleks. Bukan kompleks perumahan maksudnya, tapi rumit. Sebagai tempat wisata, pulau dewa-dewi, lokasi yang penuh ritual, memiliki getaran spiritual  dan sebagainya yang nggak biasa. Lalu aku berpikir… hey, kenapa nggak ditulis aja tentang seluk beluk Bali dari sudut pandangku?! Itu kan Ida Bagus (baca: ide bagus)!

Ya jadilah aku berencana menuliskan hal-hal yang menarik tentang Bali atau mungkin bakalan bikin aku nggak habis pikir disini, disamping menuliskan tentang Kalki 🙂

Soalnya kan aku tinggal di desa… Tinggal di desa di Bali sebagai ibu rumah tangga nggak gampang juga, sih. Karena, seperti kata Putu Setia – kini Mpu Jaya Prema Ananda – dalam bukunya Menggugat Bali,

Manusia Bali adalah mereka yang tak pernah lepas dari kehidupan banjar, lingkungan sosial terkecil.

Pose di depan Pura Pangkung Sakti, Pura Segara desa Angkah Gede

Pose di depan Pura Pangkung Sakti, Pura Segara desa Angkah Gede

Advertisements

Thank you for reading my post, hope you enjoy it. Please... don't type an active link in the comment, because it will be marked as a spam automatically. I'd love to visit your blog if you fill the "website" form :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s