Latihan bikin MPASI rumahan

Kalki kan sudah menuju 6 bulan, jadi mamanya mesti siap-siap buat MPASI rumahan yang dibikin dengan bahan-bahan segar dan dengan cinta mama. Waktu Kalki usia 4,5 bulan, mama udah first test drive pertama bikin puree pisang susu+ASI yang disaring juga bikin bubur ayam (tapi belum nyoba buburnya diblender agar lebih halus lagi, sih). Nah, malam ini mama nyoba lagi bikin puree bayam+jeruk+ASI yang diblender dan disaring.

Kenapa kok mama perlu latihan? Hehehe… sebenernya mama cukup deg-degan menyambut masa pemberian makanan Kalki, jadi mama gladi resik dulu sebelum hari H-nya. Supaya menguasai seluk beluk pemberian MPASI, selain belajar teori kan lebih bagus lagi belajar praktek? Jadi nanti mama saat tiba waktunya menyajikan makanan pendamping asi pertamamu, sudah siap dan bisa lebih efisien. Trus hasil latihan MPASInya dikemanain? Sempat mama cicipin yang pisang+ASI itu… rasanya nggak enak 😛 (ya Tuhan mudah-mudahan Kalki suka). Kalo yang bubur ayam ya memang untuk mama makan. Kalo yang bayam+jeruk+ASI rasanya not bad lah, lebih cenderung hambar, langu dan sedikit asam. Mungkin kombinasi rasa pisang yang manis dan asi nggak cocok aja dilidah mama, kalo Kalki kan udah pasti suka asi toh?

Tentang pemberian MPASI pertama bayi, banyak juga yang masih menganut tradisi lama atau anjuran dari orang tua yaitu pemberian di bawah 6 bulan, padahal idealnya bayi sudah siap sistem pencernaannya di usia 6 bulan, lho. Tapi itu terserah orang tua masing-masing, kan kebijakan mereka dalam pengasuhan bayi. Cuma aku kasihan aja terhadap bayi-bayi yang diberi makan terlalu dini karena ada resiko invaginasi dan alergi makanan. Banyak contoh yang aku temukan di sini, anak tetangga yang belum 2 bulan aja udah dikasi pisang kerok. Buseeeeeeetttt! Trus Rieqbal yang umur 4 bulan juga udah dikasi pisang kerok.

Kalo aku sih ogah ngasi makan anakku sebelum 6 bulan. Maklum disini aku tinggal di kampung, jadi ya sering juga denger orang yang main berkunjung ke sini bilang bahwa Kalki udah bisa dikasi makan pisang kepok. Ya aku dengerin aja, eksekusinya kapan itu otoritasku. Dan suamiku pun setuju ngasi MPASI Kalki ya pas usianya 6 bulan. Harusnya Posyandu memberikan penyuluhan disini bahwa sebaiknya bayi diberi MPASI saat usia 6 bulan. Nah, tenaga medis disini sudah cukup bagus, karena mengingatkan aku bahwa nanti usia 6 bulan dikasi MPASI. Ditambah buku KIA pun sudah ada petunjuk lengkapnya tentang MPASI, usia yang tepat ya 6 bulan, diberi sedikit resep MPASI lagi! Mereka pada nggak baca buku KIA apa ya?

Trus aku agak bingung juga menentukan MPASI pertama Kalki nanti enaknya dikenalkan apa dulu ya? Umumnya sih pisang. Mungkin karena pisang mudah didapat. Tapi aku nggak tau juga kenapa anak bayi mesti di kasi pisang ambon? Emang pisang lainnya kenapa? Pisang susu kan juga teksturnya lembut tuh? Orang-orang sini sih nganjurinnya pisak kepok, itu pisang yang dibuat pisang goreng atau pisang rebus. Kalo menurut aku pisang kepok itu terlalu berserat, teksturnya agak kasar dari pisang ambon dan pisang susu jadi aku nggak bakal pilih pisang kepok.

Karena aku latihan bikin MPASI, aku jadi tau benda-benda apa saja tepatnya yang aku butuhkan untuk bikin MPASI. Mamaku udah ngasi aku saringan kawat, penumbuk kayu, piring bayi, sendok bayi dan boon squirt. Mertuaku udah punya blender. Jadi aku perlu nambah:

  1. Botol kaca tutup karet buat nampung ASI (udah punya 5 botol)
  2. Pompa ASI (Pigeon manual breast pump). Awalnya aku pengen perah pake tangan dengan teknik Marmet. Tapi udah coba berkali-kali kok belum mahir juga ya, lebih efisien dan cepat pake pompa deh sampe sekarang.
  3. Pengukus
  4. Talenan 2 (khusus daging dan khusus sayuran/buah)
  5. Pisau stainless steel (maunya yang victorinox)
  6. Termos makanan
  7. Spons anti bacterial (scoth brite)
  8. Baby liquid dish wash (udah punya Sleek dan Huki)

Yah itu peralatan perangnya kira-kira yang dasar. Pelengkapnya bisa beli sterilizer, tapi kata suami suruh rebus manual aja pake kompor!

Ini hasil bikin puree bayam+jeruk+ASI, yang puree pisang+ASI nggak difoto. Pureenya kan harus encer seperti ASI untuk saat-saat awal pengenalan MPASI, nah encernya ini mengingatkanku akan juicer! Ya, mamaku kan punya juicer, kenapa nggak aku pinjem aja dulu ya, ntar kalo Kalki udah beralih ke MPASI yang lebih bertekstur, aku balikin lagi juicernya. Daripada repot mblender trus nyaring, kan mending sekali kerja aja pakai juicer!

03112013598

Bayamnya metik di halaman rumah lho, karena ibu mertuaku yang nanem bayam. Banyak orang tua yang bingung juga seperti aku, enaknya MPASI pertama bayinya dikasi apa ya… @ID_AyahAsi bilang mostly jawabannya: bisa buah/sayur, yang ada di rumah (yang tersedia atau yang mudah didapat lah). Nah, karena di rumah ada ladang bayam, aku pilih bikin puree bayam dulu aja deh sama jeruk. Pertimbangan lainnya adalah karena menurut IDAI, bayi usia 4 bulan sampai 2 tahun butuh asupan zat besi tambahan (dalam bentuk suplemen yang mereka anjurkan, jumlah zat besinya tergantung berat badan anak), jadi bayam ini tepat karena mengandung zat besi yang tinggi. Zat besi akan mudah dicerna jika dikonsumsi bersama vitamin C, jadi ya aku kombinasikan dengan jeruk, yang penting jangan sampai terlalu asam rasanya buat bayi, kasian lambungnya. Trus trus… katanya di referensi yang pernah aku baca, mengenalkan bayi pada sayur duluan bisa buat dia suka sayur karena buah kan manis, jadi rasa manis itu lebih gampang disukai ketimbang rasa hambar dan langunya sayur.

Ok deh… pakem-pakemnnya pemberian MPASI juga udah aku pelajari dari berbagai sumber. Dan sedikit-sedikit aku juga belajar ilmu gizi nih akibat mau memberikan MPASI ke anakku. Seperti, bayam 100gr = 3,8 mg zat besi. Berdasarkan bobotnya Kalki, dia butuh 15mg zat besi, jadi dalam sehari kudu konsumsi 400gr bayam? banyak juga ya.. abis pake suplemen Ferriz drops nggak cocok sih! Jadi mau diusahakan kasi asupan zat besi yang alami dari MPASI-nya.

Next project: puree kacang hijau+ASI. Majalah AyahBunda menganjurkan kacang hijau kupas! Kemarin aku udah rendam segenggam kacang hijau 2 hari 2 malam baru bisa lepas semua kulitnya (lama juga dan bikin kacangnya berkecambah). Tapi saat perebusan kacang hijau, aku tinggal internetan dan lupa kecilin apinya dan nambahin air, jadinya kacangnya gosong airnya sad, habis bisss bissss….! Inilah pelajaran yang bisa didapat saat test drive hahahahaha…

Ntar lanjut lagi ya… sekalian aku tulis pakem-pakemnya dalam pemberian MPASI yang udah aku kumpulkan dari berbagai sumber dan rangkum poin-poin terpentingnya di buku catatan 😉

Advertisements

10 thoughts on “Latihan bikin MPASI rumahan

  1. Pingback: Resep MPASI Bayam | Intan Rastini

    • Ok bunda trims ya sarannya, nanti saya usahakan, ya. Karena saat ini anak pertama udah makan makanan keluarga, mungkin jika saya sudah tidak repot lagi karena masih berjuang menyapih.

  2. Pingback: Resep Mpasi Rumahan 10 Bulan | Resep Membuat Makanan

  3. BUAT MOMMY YANG MEMBUTUHKAN YAA, SILAHKAN DISHARE..

    Jual kaki/ceker ayam kampung asli untuk bayi dan kesehatan [frozen] sejak 2009.
    Sangat terjamin kampung asli alias tidak campur negeri.
    Pemesanan minimal 50 pasang (100 pcs), sudah dibersihkan.

    Harga kaki ayam 100 pcs+ ongkir kurir
    Rp 205.000

    Ongkos kirim jakut, jakbar, jakpus, tangerang.
    Diluar area diatas beda ongkos.

    Stok setiap minggu selalu baru

    BB 23b8120f Nani (Fast response)
    Sms/Wechat/WA 0818644798
    IG #mpasicekerayamkampung

Thank you for reading my post, hope you enjoy it. Please... don't type an active link in the comment, because it will be marked as a spam automatically. I'd love to visit your blog if you fill the "website" form :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s