Raising a $mart Kid

sumber foto: theurbanmama.com

sumber foto: theurbanmama.com

Sejak aku mulai hamil, mama selalu bawain majalah Ayahbunda.. Dari situ aku bisa lihat bermacam-macam artikel dan juga iklan! Dari iklan kita memang jadi sasaran empuk konsumerisme ya? Tapi ada iklan berbentuk resensi buku singkat, dan kalo yang diiklankan adalah buku, meski termasuk konsumtif juga bisa jadi investasi kan?

Aku tertarik dengan buku karangan Rosina Simon berjudul Raising a $mart Kid dan It Starts From Home. Buku-buku itu utamanya membahas pengasuhan anak, tapi berbedanya yang satu berisi pengajaran pengelolaan uang dengan baik sejak dini dan yang satu lagi tentang mengajarkan nilai-nilai yang baik dimulai dari rumah (sesuai judulnya). Karena pingin beli, aku kontak pengarangnya via e-mail. Tertulis bahwa di majalah Ayahbunda Rosina Simon adalah seorang bankir senior. Aku sendiri kurang paham, bankir itu spesialisasinya mengerjakan apa ya?

Setelah surat-suratan elektronik, aku mendapati bu Rosina itu tinggal si Singapore! Aku pikir dia orang Singapore, ternyata bukan. Dia orang Indonesia yang tinggal di Singapore. Jadi aku baru ngeh, harga bukunya pake dolar singapore pasti buku ini pake bahasa inggris. Ternyata benar! Aku nggak masalah kalo bukunya pakai pengantar bahasa inggris atau indonesia, asal jangan bahasa inggris-singapore atau inggris-melayu aja. Sayangnya versi inggrisnya mahal, jadi ga bisa beli.

Walau begitu bu rosina memberitaukan kalo ada terjemahannya Raising a $mart Kid yang bahasa indonesia di toko buku Gramedia, yang ia bilang mungkin harganya 45rb. Aku lega, ah syukur ternyata ada versi indonesia(murah)nya.. Kendalanya sekarang aku belum bisa pergi-pergi keluar buat jalan-jalan. Jadi belum bisa hunting ke Gramedia, deh.

Memang masih lama ya kalo misalnya aku beli buku itu sekarang, trus mau nerapin ke kalki yang masih belum genap 3 bulan, dia kan masih belum ngerti apa-apa hehehe.. Setidaknya kalo aku baca lebih awal kan bisa mendalami isinya terlebig dahulu baru mengendapkannya. Memang kami tinggal di kampung – maksudku bukan merendahkan kampung, tapi tau kan bedanya kampung dan kota? Akses dan kemajuan lebih mudah didapat di kota. Jadi aku berkeinginan memberi wawasan dan pendidikan bagi Kalki yang mencakup area lebih luas. Tapi selama ngempu Kalki di bulan-bulan pertamanya ini aku malah baca novel-novel Marry Higgins Clark hwehehehehehe (seru lho!)… Abis belum punya buku parenting sih.

Awalnya aku PD aja, tanpa dibantu buku dan media lainnya, aku pasti bisa bersama papa membesarkan Kalki dengan baik.. Tidak sampai aku tertarik dan teringat terus tentang buku Raising a $mart Kid. Kenapa ya aku tertarik buku itu? Soalnya buku sejenis kan juga pasti ada. Bisa seperti Rich Dad Poor Dad for Kids, maybe? Hmm… Ya memang aku tertarik isi buku itu yang ditujukan untuk orang tuanya dalam memberi teknik pengasuhan pandai mengelola uang (beda nggak dengan Rich Dad Poor Dad for Kids? Kayaknya istilah for kids itu ya untuk dibaca oleh si anak, kan), tapi ada hal lain juga.. Mungkin karena pengarangnya seorang bankir senior? Atau karena kehebatan majalah Ayahbunda dalam memberi (mini) resensi? Oh ya aku ingat! Karena hasil dari penjualan buku itu akan disumbangkan untuk kemajuan pendidikan di daerah terpencil di Indonesia (pantesan harganya mahalan ya!). Trus suamiku bilang kira-kira begini: “kita beli buku itu, trus ternyata uangnya disumbangkan ke desa kita hahaha…”

Advertisements

Thank you for reading my post, hope you enjoy it. Please... don't type an active link in the comment, because it will be marked as a spam automatically. I'd love to visit your blog if you fill the "website" form :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s