Perawatan Popok Kain (Clodi / cloth diaper)

buat Guscil, mama udah prewash cloth diaper + insert, alas ompol dan juga fleece liner sampai 3x. Khusus insert bambu, mama cuci 4x.

Capek juga nyuci cloth diaper things like them! Deterjennya sedikit aja, mama pakai sleek baby laundry dengan air satu ember medium kira-kira 10L.. trus dikucek bentar, dibilas berkali-kali sampai nggak ada busa, dan mama tes bau juga, kalau sampai masih ada bau deterjennya berarti masih ada residu di serat cloth. Udah gitu mama juga siram air panas insert, liner dan alas ompol supaya daya serapnya maksimal (begitu sesuai saran yang ada di salah satu brand tag alas ompolnya, juga petunjuk cara stripping). Untuk cover cloth diapernya nggak mama siram air panas ya… karena ada laminasi PUL yang anti air, itu bisa pecah-pecah dan rusak nanti.

Cukup cold wash and hand wash semuanya…ya memang mama punya mesin cuci?! Enggak. Makanya semua dilakukan dengan manual dan terasa banget capeknya, Guscil…! Tapi makasih nak, udah sabar dan kuat nemenin mama cuci-mencuci sampai basah hehehe, anyhow kita tandem hebat Guscil!
Bagian memeras minta tolong papa 😀
Tapi untuk covernya mama nggak peras kenceng-kenceng, takut laminasinya rusak (extra care nih sama lapisan PUL). Dan jemur di bawah sinar matahari langsung kecuali (lagi-lagi) bagian cover diapernya, yang outer (lapisan pul) menghadap ke dalam, jadi yang diserang sengatan panas matahari adalah innernya (ada yang fleece dan ada yang suede). Mama lebih suka inner suede karena selama ini di prewash gampang kering, tapi belum dicoba ya ntar ke Guscil soal kenyamanan dipakainya 🙂

Mum at home

Clodi seperti prefold menurutku paling mudah dirawat sedangkan clodi yg menggunakan fleece  dan microfibre seperti pocket diaper dan AIO, perawatannya mesti hati2.  Beberapa hal yang harus dipikirkan dalam perawatan popok kain/clodi ini:

1.  Pencucian

Sebaiknya pencucian clodi disesuaikan dengan instruksi dari pembuatnya.  Biasanya PUL (bahan diaper cover yang membuatnya anti tembus air) tidak baik sering dicuci dalam air terlalu panas, dan lapisan anti tembusnya dan karetnya bisa cepat rusak.  Karena di rumah saya harus mengerjakan semua sendiri, maka semua penyucian clodi saya tugaskan ke mesin cuci.  Saya biasanya selang seling antara setting 40derajat dengan 60derajat.  60 derajat utk membunuh kuman dan 40 derajat utk menghemat energi.  Rutinitas penyucian tergantung masing2 individual, kalau saya, clodi dibilas di mesin cuci dgn air dingin menggunakan wool cycle dengan sedikit lavender oil dan 1sdt bicarbonate soda.  Lalu either 40 derajat atau 60 derajat setting dgn prewash, saya taruh 3/4 detergent di prewash drawer dan…

View original post 648 more words

Advertisements

Thank you for reading my post, hope you enjoy it. Please... don't type an active link in the comment, because it will be marked as a spam automatically. I'd love to visit your blog if you fill the "website" form :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s